Balik Jadi Pembalap Tim Pabrikan, Marc Marquez Ngaku Lebih Sibuk: Ternyata Kangen Juga!
Anindhya Danartikanya | 29 November 2024 09:38
Bola.net - Marc Marquez mengaku tugasnya jauh lebih menumpuk sekalinya pindah dari Gresini Racing ke Ducati Lenovo Team. Setelah bersantai-santai membela tim satelit, kini Marquez harus bekerja lebih keras mengumpulkan data dan menjajal banyak perangkat yang disediakan Ducati demi pengembangan motor jelang MotoGP 2025.
Marquez tadinya membela tim pabrikan Honda selama 11 tahun, sebelum pindah ke Ducati lewat Gresini pada 2024. Membela tim satelit bikin Marquez lebih rileks usai empat musim kelam di Honda. Pasalnya, tim satelit tidak wajib terlibat dalam pengembangan motor, apalagi Marquez sekadar mengendarai Desmosedici GP23 alias motor lama.
Namun, kini Marquez sudah resmi kembali menjadi pembalap tim pabrikan, tepatnya di Ducati Lenovo Team. Ia menjalani debut dengan skuad ini di tes pascamusim Barcelona pada 19 November 2024 lalu. Kini ia memikul tugas yang lebih berat, karena ia dan sang tandem, Pecco Bagnaia, akan memimpin pengembangan motor.
Kembali Temukan Jati Diri di Gresini

"Itulah salah satu perubahan yang terjadi dalam tes. Saya sedikit kembali ke tes yang kami lakukan saat saya masih jadi pembalap tim pabrikan Honda. Anda menjajal banyak hal, menjalani lebih banyak tes untuk tim teknis ketimbang untuk diri Anda sendiri sebagai pembalap," ujar Marquez via Diario AS, Selasa (26/11/2024).
"Atas alasan inilah saya berkali-kali bilang bahwa di Gresini saya menemukan tim yang sempurna dan situasi yang sempurna pula untuk kembali menemukan diri saya sendiri. Di tim pabrikan, ini semua berubah," lanjut sang delapan kali juara dunia ini.
Siap Bantu Ducati Kembangkan Motor
Marquez menyatakan tugas pembalap tim pabrikan lebih rumit karena lebih fokus mencari data untuk tim ketimbang mencari formula yang pas untuk gaya balapnya sendiri. Namun, ia ternyata sudah kangen dengan sistem kerja ini. "Tiap kali turun lintasan, motor saya berbeda," curhat rider Spanyol berusia 31 tahun ini.
"Anda punya rencana yang sangat terstruktur tiap jam, tiap lap, dan semua tergantung kebutuhan tim. Inilah yang saya temukan saat tes, hal-hal yang juga saya rindukan. Saya merasa siap memberikan komentar yang tepat kepada pabrikan. Saya sangat beruntung kebanyakan komentar saya sama dengan tim saya," tutup Marquez.
Sumber: Diario AS
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kylian Mbappe Pecahkan Rekor Ronaldo usai Prancis Bungkam Swedia
Piala Dunia 1 Juli 2026, 15:48
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Belgia vs Senegal: Youri Tielemans
Piala Dunia 2 Juli 2026, 06:14
-
Apresiasi untuk Lionel Mpasi
Piala Dunia 2 Juli 2026, 03:13
-
Inggris vs RD Kongo: Pertandingan yang Gila
Piala Dunia 2 Juli 2026, 03:07
-
RD Kongo Sudah Bermain dengan Baik
Piala Dunia 2 Juli 2026, 03:02
-
Karena Inggris Pegang Teguh Keyakinan
Piala Dunia 2 Juli 2026, 02:54
-
Inggris Lawan Meksiko di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2 Juli 2026, 02:46
-
Tempat Menonton Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026, 2 Juli 2026
Piala Dunia 2 Juli 2026, 02:00
-
Man of the Match Inggris vs RD Kongo: Harry Kane
Piala Dunia 2 Juli 2026, 01:11
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Belgia vs Senegal, 2 Juli 2026
Piala Dunia 2 Juli 2026, 01:00
-
Tempat Menotnon Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026, 1 Juli 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 22:00
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41










