Ban Depan, Halangan Zarco Menangi MotoGP Qatar
Anindhya Danartikanya | 19 Maret 2018 11:00
Bola.net - - Ban depan yang bermasalah resmi menjadi sumber gagalnya rider Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco merebut kemenangan MotoGP perdananya di Sirkuit Losail, Qatar pada hari Minggu (18/3). Start dari pole, Zarco memimpin balapan sejak Lap 2 dan bertahan di posisi tersebut selama 16 lap beruntun.
Memakai ban depan medium dan ban belakang lunak, Zarco mulai merasakan ada hal yang tak beres pada ban depannya pada Lap 7, namun tetap mampu menahan tujuh rider di belakangnya. Sayang, kendala ini kian berdampak pada performanya pada Lap 18, hingga ia tersalip banyak rider dan harus puas finis kedelapan.
Saat teknisi Michelin dan tim berkata ada yang salah, saya baik-baik saja, karena tugas rider sudah saya lakukan. Dalam olahraga ini, hal macam itu bisa terjadi. Saya tetap senang, karena finis delapan, saat bermasalah, berarti Anda kompetitif. Saya sempat memimpin, mungkin saya lamban, namun tak ada yang menyalip, jadi ini bagus, ujarnya kepada Crash.net.
Zarco pun mengaku ban depannya terus mengalami selip, terus melebar tiap kali masuk tikungan. Ia bahkan sudah mendapat 'peringatan' pada 7-8 lap pertama, dan kondisinya kian buruk di akhir balapan, terutama pada Lap 21 di mana ia disalip tiga rider sekaligus. Meski begitu, Michelin menolak berkomentar soal keanehan pada profil ban depan Zarco pada akhir balapan.
Kondisi ban depan jauh lebih buruk pada akhir balapan. Tadinya saya mengira-ngira, cemas dan memikirkan perasaan aneh itu. Mungkin terlalu dingin atau yang lain punya masalah yang sama. Jadi saya memimpin dan menunggu apa yang bisa terjadi. Saya lihat yang lain bisa mempertahankan ritme, sementara saya tidak, ungkapnya.
Zarco juga melontarkan komentar soal pertarungan sengit dengan rider Repsol Honda, Marc Marquez pada Lap 18, di mana mereka menjalani tiga kali aksi saling salip, sebelum akhirnya Zarco harus rela terlempar dari tiga besar usai disalip oleh Valentino Rossi.
Itu momen balapan biasa. Dovi menyalip saya di trek lurus, lalu saat mulai mengerem, Marc juga datang. Marc agak melebar, saya segera masuk ke jalur dalam, tapi ia mempertahankan posisi dan unggul di Tikungan 2. Saya ingin terus bertarung, tapi dengan masalah ban depan ini, saya tak bisa. Saya harus menerima keadaan, pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Kolombia vs Yordania 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:23
-
Prediksi Ekuador vs Guatemala 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:09
-
Hasil Portugal vs Chili: Selecao Menangkan Duel 10 Lawan 10!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 02:50
-
Prediksi Maroko vs Norwegia 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 02:30
-
Prediksi Kroasia vs Slovenia 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 01:59
-
Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
Liga Inggris 7 Juni 2026, 00:40
-
MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
Liga Inggris 6 Juni 2026, 23:40
-
10 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
Piala Dunia 6 Juni 2026, 23:03
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47










