'Beri Kontrak 4 Tahun, Honda Diperbudak Marc Marquez'
Anindhya Danartikanya | 21 Februari 2020 16:31
Bola.net - Pengamat MotoGP kawakan asal Italia, Carlo Pernat, mengaku dapat memahami alasan Marc Marquez dan Honda Racing Corporation (HRC) menandatangani perpanjangan kontrak empat tahun sekaligus di MotoGP, namun yakin akan ada dampak negatif dari keputusan ini.
Marquez secara mengejutkan diumumkan bertahan di Honda sampai 2024, dan durasi kontrak empat tahun ini adalah yang pertama bagi seorang rider Repsol Honda dalam sejarah MotoGP. Ini adalah bukti Marquez dan Honda saling setia dan punya target sama di masa depan.
Saat kontraknya habis nanti, Marquez pun akan berusia 31 tahun, dan ia diprediksi takkan pindah tim lagi. Dengan begitu, ia bisa mengikuti jejak Wayne Gardner, Mick Doohan, dan Dani Pedrosa, yang sepanjang karier mereka di GP500/MotoGP selalu membela Honda.
Ikuti Jejak Mick Doohan
"Saya tak terlalu kaget. Marc mengikuti jejak Mick Doohan dan memutuskan untuk sepenuhnya berkomitmen kepada timnya. Saya rasa ini bagus, terutama untuk Honda. Itulah loyalitas, yang mengingatkan kita kepada hubungan antara Kevin Schwantz dan Suzuki," ujar Pernat kepada GPOne.
Meski begitu, Pernat yang merupakan eks manajer Aprilia Racing di GP125 dan GP250, menyatakan kerja sama ini berarti Honda telah 'diperbudak' oleh Marquez, mengingat segala keinginan rider 27 tahun itu selalu dipenuhi, terutama dalam pengembangan motor RC213V.
"Selalu ada sisi negatif dari setiap hal, karena ketika Anda mengikat diri pada seorang rider terlalu lama, Anda juga menjadi budak untuknya. Honda sangat tergantung pada Marc, tapi juga benar bahwa keputusan ini lebih logis jika dilihat dari sudut pandang si rider," ungkap Pernat.
Banyak Peristiwa Tak Terduga Bisa Terjadi
Pernat juga yakin bahwa kerja sama yang lama ini bisa menghadirkan efek negatif pada Marquez dan Honda. Menurutnya, dalam empat tahun kerja sama, apa pun bisa terjadi, termasuk perselisihan dan cekcok di dalam tim.
"Sepanjang karier saya, saya tak pernah menyediakan kontrak lebih dari tiga tahun, karena banyak hal bisa terjadi dalam periode itu. Hubungan bisa memburuk, banyak peristiwa tak terduga bisa terjadi. Tapi keputusan ini jaminan Marc akan terus balapan setiap tahun," tutupnya.
Marquez, yang musim ini bertandem dengan adiknya sendiri, Alex Marquez, akan kembali turun lintasan dalam uji coba pramusim MotoGP yang kedua di Sirkuit Losail, Qatar, pada 22-24 Februari, meski belum pulih total dari cedera dislokasi parsial bahu kanan.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









