Button: McLaren Harus Belajar dari Alonso dan Ferrari
Editor Bolanet | 21 Maret 2013 21:00
- Jenson Button menolak untuk mengenyahkan keinginannya menjadi juara musim ini setelah mengalami keterpurukan di Formula 1 GP Australia akhir pekan lalu. Menurutnya, masih banyak kesuksesan yang bisa McLaren raih seiring berjalannya pengembangan mobil MP4-28.
Di Australia, Button hanya mampu finis di posisi kesembilan dan meraih dua poin. Sementara rekan setimnya, Sergio Perez finis di posisi ke-11 tanpa mendulang satupun poin. Button pun yakin McLaren harus belajar dari usaha pebalap Ferrari, Fernando Alonso musim lalu.
Ada pelajaran yang bisa kami ambil dari keterpurukan dan hal ini sangat positif. Fernando melaju 1,5 detik lebih lambat ketimbang kami pada awal musim lalu, dan ia malah nyaris menjadi juara dunia. Jadi sangat mungkin kami bisa memperkecil jarak dengan pebalap terdepan, ungkap pebalap Inggris tersebut.
Meski harus membutuhkan waktu untuk menunggu peningkatan performa MP4-28 yang signifikan, Button memilih untuk tetap berpikir positif dalam menjalani sisa musim ini.
Akan selalu ada titik kuat dan titik lemah, namun finis di posisi kesembilan bukanlah tempat yang kami inginkan untuk memulai musim ini, lanjutnya. Saat ini, kami jelas tidak senang atas hasil tersebut. Namun Australia barulah seri pertama, dan masih banyak hasil lain yang bisa kami raih.
Akhir pekan ini, Button dan Perez akan kembali beraksi dalam F1 GP Malaysia di Sirkuit Sepang, 22-24 Maret. (gpu/kny)
Di Australia, Button hanya mampu finis di posisi kesembilan dan meraih dua poin. Sementara rekan setimnya, Sergio Perez finis di posisi ke-11 tanpa mendulang satupun poin. Button pun yakin McLaren harus belajar dari usaha pebalap Ferrari, Fernando Alonso musim lalu.
Ada pelajaran yang bisa kami ambil dari keterpurukan dan hal ini sangat positif. Fernando melaju 1,5 detik lebih lambat ketimbang kami pada awal musim lalu, dan ia malah nyaris menjadi juara dunia. Jadi sangat mungkin kami bisa memperkecil jarak dengan pebalap terdepan, ungkap pebalap Inggris tersebut.
Meski harus membutuhkan waktu untuk menunggu peningkatan performa MP4-28 yang signifikan, Button memilih untuk tetap berpikir positif dalam menjalani sisa musim ini.
Akan selalu ada titik kuat dan titik lemah, namun finis di posisi kesembilan bukanlah tempat yang kami inginkan untuk memulai musim ini, lanjutnya. Saat ini, kami jelas tidak senang atas hasil tersebut. Namun Australia barulah seri pertama, dan masih banyak hasil lain yang bisa kami raih.
Akhir pekan ini, Button dan Perez akan kembali beraksi dalam F1 GP Malaysia di Sirkuit Sepang, 22-24 Maret. (gpu/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Selandia Baru dan Mesir Berburu Kemenangan Perdana
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:24
-
Uruguay Berusaha Bangkit, Cape Verde Ingin Melanjutkan Kejutan
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:57
-
Diincar Real Madrid dan Tottenham, Hati Mateus Fernandes Hanya untuk MU
Liga Inggris 21 Juni 2026, 16:30
-
Sama-sama Mencari Kemenangan Perdana, Belgia Waspadai Semangat Iran
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:22
-
Spanyol Bertekad Bangkit, Arab Saudi Ingin Jaga Asa Lolos
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:00
-
Mau Bintang Timnas Belanda Ini, MU Harus Setor Segini ke West Ham
Liga Inggris 21 Juni 2026, 15:30
-
Manchester United Cari Striker Baru, Bakal Balikan dengan Sang Mantan?
Liga Inggris 21 Juni 2026, 14:30
-
Man of the Match Jepang vs Tunisia: Ayase Ueda
Piala Dunia 21 Juni 2026, 13:10
-
Swedia akui Kedigdayaan Belanda, Tapi Harusnya Bisa Main Lebih Baik Lagi!
Piala Dunia 21 Juni 2026, 10:45
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28












