Cal Crutchlow Beber Alasan Rider Inggris Susah Diajak ke MotoGP
Anindhya Danartikanya | 8 Januari 2020 15:30
Bola.net - Pebalap LCR Honda Castrol, Cal Crutchlow, baru-baru ini mengeluh karena sulit mencari rider asal Inggris yang punya talenta mencolok untuk turun di MotoGP. Meski begitu, ia meyakini banyak pebalap British Superbike (BSB) yang layak mencoba peruntungan di ajang Grand Prix.
Sejak 2019, Crutchlow jadi wakil tunggal Inggris di MotoGP. Kini berusia 34 tahun, ia mulai memberi sinyal pensiun dalam waktu dekat. Sayang, meski punya Sam Lowes dan Jake Dixon di Moto2, serta John McPhee di Moto3, Inggris diyakini Crutchlow tengah krisis rider muda.
Hal yang sama juga terjadi di WorldSBK. Meski ada delapan pebalap Inggris turun di ajang tersebut, yang paling muda hanyalah Scott Redding, yang tahun ini akan menginjak usia 27 tahun, yang berarti tak lagi terlalu muda.
"Jika Anda lihat kejuaraan balap motor produksi massal, contohnya WorldSBK, Anda hanya lihat rider Inggris seusia saya. Jadi ini situasi sulit. Saya tak lihat ada orang yang punya solusi. Saya sendiri tak punya solusi," tutur Crutchlow kepada Speedweek.
Talenta Inggris Ada di BSB
Demi mencari bakat-bakat muda Inggris, Dorna Sports selaku promotor MotoGP juga telah menggelar British Talent Cup sejak 2018, yakni kejuaraan junior yang juga menyeleksi rider muda Inggris. Menurut Crutchlow, ini usaha yang bagus, tapi ternyata tak cukup.
Juara WorldSSP 2009 ini pun tetap meyakini bahwa bakat-bakat terbaik Inggris justru ada di BSB, yang beberapa tahun terakhir justru menjadi kompetisi yang ketat, makin populer di mata penggemar balap.
"Saya rutin mengobrol dengan promotor BSB, Stuart Higgs. Apa yang ia lakukan sungguh fantastis. Apakah Anda tahu berapa banyak orang yang menonton BSB di Cadwell Park dan Oulton Park? Sungguh banyak!" ungkap Crutchlow.
Level Sengit, Uang Mengalir, Ogah ke MotoGP
Meski begitu, kompetisi BSB yang sehat juga membuat para ridernya ogah keluar dari zona nyaman, terutama ke MotoGP. Selain level persaingannya yang ketat, nilai kontrak para rider juga sangat terjamin. Hal inilah yang mempersulit MotoGP mencari talenta dari Inggris.
"Jika turun di BSB, para rider senang bertahan di sana, karena uangnya juga bagus. Pertunjukannya menarik. Itulah alasan hanya sedikit yang pindah ke ajang Grand Prix. Saya maklum. Stuart juga coba menggelar kelas Moto3 dan Moto2 di BSB, tapi meyakinkan rider top pindah ke Grand Prix itu susah," pungkasnya.
Dixon merupakan lulusan BSB terakhir yang pindah ke ajang Grand Prix. Usai finis sebagai runner up pada 2018, ia pindah ke Moto2 pada 2019. Bradley Ray juga rider BSB terakhir yang mencicipi motor MotoGP, dalam uji coba dengan Suzuki di Sepang, Malaysia, pada awal 2019.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MAXi Race Sukses Ramaikan Sidrap di Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 21 April 2026, 10:30
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













