Cal Crutchlow: Sebuah Privilese Bisa Kerja Bareng Orang-Orang Hebat di MotoGP
Anindhya Danartikanya | 20 November 2020 10:14
Bola.net - Pembalap LCR Honda Castrol, Cal Crutchlow, benar-benar mengucapkan selamat tinggal pada kompetisi MotoGP, usai memutuskan pensiun dalam usia 35 tahun. Dalam jumpa pers di Sirkuit Algarve, Portimao, Portugal, Kamis (19/11/2020), ia pun mengaku bersyukur bisa dapat banyak hasil baik dan bekerja dengan kru terbaik.
Crutchlow yang merupakan juara WorldSSP 2009, pindah dari ajang WorldSBK ke MotoGP pada 2011. Selama di ajang Grand Prix, ia pernah membela Monster Yamaha Tech 3, Ducati Team, dan LCR Honda. Sejauh ini, ia mengoleksi 19 podium, tiga di antaranya merupakan kemenangan.
Rider Inggris ini pun telah malang melintang di MotoGP selama 10 tahun, dan merasa prestasinya sudah melampaui ekspektasinya sendiri walau ia tak pernah mencicipi gelar di kejuaraan balap terakbar di dunia ini. Ia pun merasa senang dapat kesempatan membela tim-tim hebat yang pernah ada.
Lebihi Ekspektasi Sendiri
"Sebuah privilese bisa bekerja dengan orang-orang hebat, tim-tim hebat, dan berkendara di sini selama 10 tahun dengan motor-motor terbaik di dunia. Sepuluh tahun lalu, saya tak mengira bisa melakukan apa yang sudah lakukan, jadi saya melampaui ekspektasi saya sendiri," ujarnya seperti yang dikutip Crash.net.
Crutchlow, yang dikenal sebagai sosok humoris sekaligus blak-blakan, memang diketahui menjalani hubungan baik dengan banyak orang dan tak benar-benar punya musuh di dalam paddock MotoGP. Seluruh krunya sangat menyukainya, begitu juga para rivalnya di lintasan.
"Di lain sisi, saya bekerja dengan orang-orang dan kru yang hebat. Saya ragu saya meninggalkan garasi tanpa menjalani hubungan yang baik dengan mereka. Jadi, rasanya menyenangkan dikelilingi orang-orang baik," ungkap Crutchlow, yang juga dikenal sebagai sahabat Jack Miller.
Momen Terbaik Selama di MotoGP
Dalam jumpa pers ini, Crutchlow juga ditanya soal momen terbaiknya selama turun di MotoGP. Ia pun menyebut kemenangannya di Brno, Ceko, pada 2016 lalu, saat ia start dari posisi 10. Itu adalah kemenangan perdananya di kelas para raja.
"Kemenangan terbaik saya adalah Brno, karena itu adalah kemenangan perdana saya, dan tadinya saya jauh ada di belakang saat start. Namun, saya malah berhasil merangsek ke depan. Jadi, saya rasa ini momen termanis yang saya punya," pungkasnya.
Meski pensiun dari kompetisi, Crutchlow tak berarti benar-benar keluar dari arena MotoGP. Ia dipastikan akan menjabat sebagai test rider Yamaha mulai musim depan, menggantikan peran lima kali juara dunia, Jorge Lorenzo.
Sumber: Crashnet
Video: Juarai MotoGP 2020, Joan Mir Akhiri Puasa Gelar 20 Tahun Suzuki
Baca Juga:
- Valentino Rossi: Perjalanan Saya dengan Yamaha Bagaikan Film
- Valentino Rossi Bersyukur Pernah Dapat Kesempatan Kedua Bela Yamaha
- 'Joan Mir Layak Juarai MotoGP, Bukan Karena Marc Marquez Cedera'
- Cal Crutchlow: Saya Pensiun, MotoGP Diisi Para 'Robot' Membosankan
- Luca Marini: Valentino Rossi Bakal Jadi Rival Seperti yang Lain
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








