Catat Rekor Lap, Valentino Rossi Puas Meski Gagal Podium
Anindhya Danartikanya | 4 November 2019 10:25
Bola.net - Meski kembali gagal naik podium, rider Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, mengaku sangat puas atas performanya di MotoGP Malaysia yang digelar di Sirkuit Sepang, Minggu (3/11/2019). Dalam balapan ini, Rossi finis keempat, usai bertarung sengit dengan Andrea Dovizioso.
Start keenam Rossi sempat melorot ke posisi 8 di Tikungan 1, namun naik ke posisi 5 pada akhir lap pertama. Rider Italia ini pun naik ke posisi 4 pada Lap 7 usai saling salip dengan Jack Miller. Sejak itulah Rossi sengit melawan Dovizioso. Terutama selama empat lap menjelang finis.
Walau tak naik podium, Rossi sangat puas atas performanya kali ini, mengingat ia kesulitan masuk lima besar pada empat seri sebelumnya. Dalam balapan ini pula, Rossi juga memecahkan rekor catatan waktu balap di Sirkuit Sepang, dengan 1 menit 59,661 detik, yang ia cetak pada Lap 3.
Lebih Nyaman Kendarai YZR-M1
"Saya ingin podium, karena kisahnya pasti beda. Sayang, saya tak bisa mengalahkan Dovi. Tapi saya senang karena balapan ini baik, saya mencatat lap tercepat juga, rekor baru. Saya nyaman, bisa berkendara dengan baik, meski sempat kehilangan posisi. Tapi saya menikmatinya, ini pekan balap yang baik," tuturnya via Crash.net.
The Doctor juga lega kali ini bisa mempertahankan grip ban belakang sampai akhir balapan, tak seperti seri-seri sebelumnya. Ia lebih cepat dari Dovizioso di tikungan-tikungan panjang, namun sulit menyalip di titik pengereman, karena selalu tiba di area pengereman lebih jauh di belakang para rivalnya.
"Saya menyalipnya beberapa kali, tapi ia selalu membalas berkat akselerasi di trek lurus. Saya sudah coba semaksimal mungkin, karena finis keempat jelas berbeda, dan podium bakal lebih baik. Tapi ini balapan yang baik. Kali ini ketahanan ban kami lebih baik dan saya kuat di lap terakhir," ujar rider 40 tahun ini.
Yamaha Masih Harus Kerja Keras
Pebalap Italia ini juga mengaku senang bisa tampil garang di Sepang, seri balap yang paling melelahkan karena cuaca yang panas dan lembap. Meski begitu, ia yakin Yamaha masih punya banyak tugas menumpuk. Menurutnya, ketahanan ban masih harus dikaji ulang, dan tentunya tenaga mesin juga harus dievaluasi.
"Saya senang bisa tampil kuat di sini karena balapan ini paling berat untuk fisik, jadi performa ini penting. Kami masih harus bekerja keras karena motor kami sangat baik di kualifikasi, dengan baru kami sangat kuat, tapi balapan agak sulit. Top speed kami juga masih kurang, jadi sulit bertarung dengan motor yang lebih cepat," tutupnya.
Usai pekan balap MotoGP Malaysia, Rossi pun masih duduk di peringkat ketujuh pada klasemen pebalap dengan 166 poin, tertinggal enam poin dari debutan Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo di peringkat keenam.
Baca Juga:
- Valentino Rossi-Marc Marquez Ucapkan Selamat untuk Lewis Hamilton
- Highlights MotoGP Malaysia 2019: Kejayaan Maverick Vinales di Sepang
- Koleksi 6 Gelar Dunia Formula 1, Lewis Hamilton Emosional
- Lewis Hamilton: 6 Kali Juara Formula 1, Bisa Samai Michael Schumacher
- Klasemen Sementara Formula 1 2019 usai Seri Austin, Texas
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







