Cedera Bahu Jadi Penghalang, Marc Marquez Minta Ducati Sabar Tunggu Kontrak MotoGP 2027
Anindhya Danartikanya | 6 Maret 2026 12:04
Bola.net - Marc Marquez meminta Ducati Lenovo Team menunggu lebih lama terkait kontrak MotoGP 2027. Meski kemitraan setelah 2026 dianggap sudah pasti, pembalap Spanyol itu belum menandatangani apa pun.
Marquez cedera bahu kanan usai tertabrak Marco Bezzecchi di MotoGP Mandalika pada Oktober 2025. Sampai kini, kondisi bahunya belum 100% pulih, meski Marquez sudah ikut balapan di Seri Thailand 2026.
Cedera ini membuat Marquez belum mau tanda tangan kontrak. Ia mengaku hanya menginginkan kontrak satu tahun dengan opsi lanjutan untuk musim berikutnya, tetapi Ducati menginginkan kontrak dua musim.
Butuh Waktu untuk Merasa Nyaman

"Soal kontrak, saya dan Ducati sepakat soal sebagian besar poin. Namun, seperti yang saya bilang pada jumpa pers di Thailand, saya minta Ducati menunggu sedikit lebih lama," ujar Marquez via Speedweek, Rabu (4/3/2026).
"Saya hanya butuh waktu lebih banyak. Saat mulai membicarakan masa depan kami, saya sedang cedera. Saya perlu merasa nyaman di atas motor lebih dulu, baru kemudian saya tanda tangan kontrak," lanjutnya.
Dalam Seri Thailand akhir pekan lalu, Ducati juga tampil kurang memuaskan. Dalam Sprint, Marquez dijatuhi hukuman sehingga hanya finis kedua, sebelum gagal finis di Grand Prix. Ducati juga gagal naik podium dalam balapan utama.
Tak Sabar Balapan di Brasil
Meski begitu, Marquez sudah tidak sabar menanti balapan berikutnya di Grand Prix Brasil pada 20-22 Maret 2026, yang juga merupakan balapan kandang sahabatnya, Diogo Moreira, dari Pro Honda LCR.
"Saya menantikan balapan selanjutnya karena kami sedikit kesulitan di Thailand. Meskipun demikian, kami berada di sana dan mampu berjuang untuk podium. Itu hal yang positif," ujar Marquez.
"Sekarang saya punya waktu dua minggu untuk meningkatkan kondisi fisik saya. Kita lihat apakah saya bisa mengatasinya. Namun, saya perlahan merasa lebih baik dan lebih baik," pungkas rider Spanyol ini.
Sumber: Speedweek
Baca Juga:
- MotoGP Akui Grand Prix Qatar 2026 Belum Pasti Digelar Akibat Konflik Timur Tengah
- Hasil FP1 Formula 1 GP Australia 2026: Charles Leclerc dan Lewis Hamilton Bikin Ferrari Berkuasa
- Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
- Jorge Martin Takjub Lihat Dominasi Marco Bezzecchi di MotoGP Thailand 2026: Level Performanya Berbeda!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Milan vs Juventus: Enam Pemain yang Nyaris Bertukar Kubu
Liga Italia 23 April 2026, 14:25
-
Siapa Calum McFarlane? Pelatih Sementara Chelsea Saat Ini
Liga Inggris 23 April 2026, 13:53
-
Manchester United Putuskan Batal Rekrut Julian Nagelsmann, Kenapa?
Liga Inggris 23 April 2026, 13:08
LATEST UPDATE
-
Pergerakan Liverpool Dekati Randal Kolo Muani Bikin Juventus Agak Panik
Liga Italia 23 April 2026, 17:00
-
Revolusi Lini Tengah MU: Dimulai dari Transfer Aurelien Tchouameni
Liga Inggris 23 April 2026, 16:42
-
Popsivo Polwan Kunci Peringkat Tiga Proliga 2026 Usai Tumbangkan Electric PLN
Voli 23 April 2026, 16:29
-
3 Poin Penting dari Kemenangan Barcelona atas Celta Vigo di La Liga
Liga Spanyol 23 April 2026, 15:12
-
Profil Timnas Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Masih Jadi Tumpuan
Piala Dunia 23 April 2026, 14:54
-
Nonton Live Streaming BRI Super League: Persita vs Bali United
Bola Indonesia 23 April 2026, 14:35
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37











