Crew Chief Ducati Sebut Marc Marquez Mustahil Dibenci, Bikin Kaget Karena Bertalenta Hebat Tapi Rendah Hati
Anindhya Danartikanya | 21 Agustus 2025 13:33
Bola.net - Crew chief Marc Marquez di Ducati Lenovo Team, Marco Rigamonti, mengaku 'jatuh cinta' kepada pembalapnya tersebut sejak bekerja sama di MotoGP 2025. Meski banyak fans dari negara asalnya, Italia, dikenal tak menyukai Marquez, Rigamonti justru menyatakan bahwa rider Spanyol itu sangat rendah hati.
Rigamonti telah bekerja untuk Ducati di WorldSBK dan MotoGP sejak 2004. Ia pindah ke Suzuki pada 2017, tetapi kembali ke Ducati pada 2019. Ia pernah menjadi crew chief Nicolo Canepa, Aleix Espargaro, Randy de Puniet, Hector Barbera, Andrea Iannone, Johann Zarco, dan Enea Bastianini sebelum berkolaborasi dengan Marquez.
Bekerja dengan delapan kali juara dunia seperti Marquez diakui Rigamonti terasa tak biasa. Menurutnya, Marquez merupakan rider yang selalu memahami setiap aspek motor dan mengerahkan segalanya di trek. Jelang Seri Hungaria, 22-24 Agustus 2025, mereka telah mengoleksi 12 kemenangan Sprint dan 9 kemenangan Grand Prix.
Sulit untuk Tidak Jatuh Cinta kepada Marc Marquez

Selain itu, Marquez sedang memuncaki klasemen dengan koleksi 418 poin, unggul 142 poin atas adiknya sendiri, Alex Marquez. Ia menjadi kandidat juara dunia terkuat, dan berpotensi mengantarkan Rigamonti menuju gelar dunianya yang pertama. Lewat Diario AS, Selasa (19/8/2025), 'Riga' pun mengaku sangat senang atas kolaborasi ini.
"Saya rasa sulit untuk tidak jatuh cinta kepada Marc, bahkan bagi orang-orang yang punya kesempatan mewawancarainya. Sulit untuk tidak jatuh cinta kepada pembalap seperti dia, karena ia sangat mencintai pekerjaannya, mengerahkan sepenuh hatinya. Sulit untuk bilang Anda tidak suka Marc. Mustahil," ujarnya.
Sebelumnya, pria berusia 48 tahun ini sudah memahami sederet prestasi dan rekor gemilang Marquez di MotoGP. Namun, ia tak menyangka bahwa Marquez merupakan pembalap yang sangat rendah hati, ketika banyak orang meyakini bahwa rider berusia 32 tahun itu justru besar kepala berkat kiprahnya yang mentereng.
Rendah Hati Meski Sudah Punya 8 Gelar Dunia
"Yang bikin saya kaget adalah sisi manusiawinya. Marc sebagai manusia. Marc sebagai pembalap dan rekor-rekornya sudah diketahui banyak orang, tapi aspek manusiawinya sungguh luar biasa. Ia tersenyum, bergurau dengan kami, menyapa semua orang, berterima kasih kepada semua orang, minta maaf kepada semua orang..." tutur Rigamonti.
"Dengan seseorang yang punya level seperti dia, Anda mungkin mengira dia orang yang datang dengan tulisan 'delapan gelar dunia' di dahi, yang tentu bakal menyebalkan. Kenyataannya, justru sebaliknya. Ini membuat tim kami bisa bekerja lebih tenang dan semua orang jadi senang," pungkasnya.
Sebelum bekerja dengan Rigamonti, Marquez bekerja dengan Santi Hernandez di Repsol Honda sejak di Moto2 2011 sampai MotoGP 2023. Pada 2024, ketika membela Gresini Racing, Marquez didampingi Frankie Carchedi. Saat ini, Hernandez menjadi crew chief Joan Mir, sementara Carchedi menjadi crew chief Fermin Aldeguer.
Sumber: Diario AS
Baca Juga:
Terinspirasi Marc Marquez, Casey Stoner Sebut Jorge Martin Bakal Lebih Tangguh Usai Lewati Momen Kelam di MotoGP 2025
Balaton Park Bisa Jadi Sirkuit Ke-22 yang Dimenangi Marc Marquez, Rekor Mick Doohan dan Valentino Rossi Bisa Patah!
LCR Honda Dikabarkan Jadi Pilihan Diogo Moreira di MotoGP 2026, Berarti Kursi Jack Miller Aman?
Mengenal Balaton Park, Sirkuit Anyar MotoGP yang Bisa Jadi Daerah Kekuasaan Marc Marquez
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Cagliari vs Inter 31 Agustus 2026
Liga Italia 29 Agustus 2026, 07:00
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Agustus 2026, 06:02
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2026/2027
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 05:38
-
Man of the Match Crystal Palace vs Man City: Erling Haaland
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 05:14
LATEST UPDATE
-
Erling Haaland Kembali Jadi Mimpi Buruk Crystal Palace
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 12:10
-
Ruben Amorim Puji Goncalo Ramos Usai Cetak Gol Perdana untuk AC Milan
Liga Italia 29 Agustus 2026, 11:09
-
Menang atas Venezia, Ruben Amorim Akui AC Milan Masih Punya Banyak Pekerjaan
Liga Italia 29 Agustus 2026, 10:29
-
Rapor Pemain Manchester City vs Crystal Palace: Cherki dan Haaland Menggila
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 09:03
-
Rapor Pemain AC Milan vs Venezia: Saelemaekers Jadi Pembeda, Ramos Buka Keran Gol
Liga Italia 29 Agustus 2026, 08:30
-
Rafael Leao Berpisah dengan AC Milan: Cinta Saya Tidak Akan Pernah Berakhir
Liga Italia 29 Agustus 2026, 07:43
-
Aston Villa Capai Kesepakatan dengan PSG untuk Ibrahim Mbaye, Bukan Liverpool
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 07:13
-
Aston Villa Resmi Datangkan Nicolas Jackson dari Chelsea
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 07:03
-
Prediksi Cagliari vs Inter 31 Agustus 2026
Liga Italia 29 Agustus 2026, 07:00
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Agustus 2026, 06:02
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2026/2027
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 05:38
-
Man of the Match Crystal Palace vs Man City: Erling Haaland
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 05:14
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


