Crutchlow: Honda Lebih Bertenaga, Sesuai Permintaan Rider
Anindhya Danartikanya | 6 Februari 2018 09:00
Bola.net - - Pembalap LCR Honda, Cal Crutchlow mengaku puas atas hasil uji coba pramusim MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang pada 28-30 Januari lalu, di mana ia meyakini bahwa Honda Racing Corporation (HRC) sudah memperbaiki masalah-masalah motor RC213V yang selama ini dikeluhkan para pembalapnya.
Hal ini terbukti dari hasil Crutchlow, yang duduk di posisi ketiga pada daftar catatan waktu keseluruhan, satu posisi di belakang rider Repsol Honda, Dani Pedrosa. Bersama Marc Marquez, Crutchlow dan Pedrosa bertugas menjajal beberapa mesin yang harus dipilih untuk musim ini, dan ketiganya memilih spek mesin yang sama.
Marquez adalah rider yang masih ragu atas pilihan mereka, cemas bila mesin ini kelewat agresif dengan tenaganya yang kini lebih besar. Meski begitu, Crutchlow yakin kekhawatiran Marquez ini bisa diredam dengan manajemen elektronik, dan justru puas Honda telah mengabulkan permintaannya.
Saya senang atas apa yang dilakukan Honda musim dingin ini, karena apa yang kami minta sudah kami terima. Motor kami sudah lebih baik di beberapa area, dan kami harus bekerja di area lain. Tapi kami sudah lebih baik. Mesinnya lebih kuat dibanding tahun lalu, ujar Crutchlow kepada Motorsport.
Saya tak cemas jika mesin ini terlalu agresif karena kami punya elektronik yang bisa mengendalikannya. Jika Marc tak mau cepat, ia bisa menurunkan torsinya. Tapi apa yang kami punya adalah hal positif, karena jika punya tenaga lebih, maka kami bisa menurunkannya. Ini lebih baik daripada tak punya tenaga dan tak bisa menambahnya 'kan? tuturnya.
Pedrosa pun setuju soal fakta mesin baru ini punya lebih banyak tenaga, namun yakin Honda harus hati-hati soal pemakaiannya. Mesin ini punya lebih banyak tenaga, tapi kami harus hati-hati soal berapa besar tenaga yang bisa membuat motor bekerja baik. Kami harus pergi ke sirkuit lain untuk memahami mesin mana yang harus kami pilih, tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37

















