Danilo Petrucci Ungkap Sikap 'Congkak' Ducati, Sarankan Perbaiki Perilaku
Anindhya Danartikanya | 2 Februari 2021 10:55
Bola.net - Sebagai orang Italia, Danilo Petrucci tentu merasa bangga pernah dapat kesempatan membela pabrikan motor kebanggaan Negeri Pizza, Ducati Corse, di MotoGP. Namun, bukan berarti mereka sempurna melakukan segala hal. Kepada Motosprint, Petrucci mengungkapkan sikap 'congkak' Ducati yang ia rasa harus mereka hilangkan.
Selama ini, Ducati memang dikenal jarang berpisah dengan para ridernya secara baik-baik. Casey Stoner, Marco Melandri, Valentino Rossi, Andrea Dovizioso, dan Jorge Lorenzo menjadi beberapa rider yang diketahui berpisah dengan Ducati karena merasa masukan-masukannya tak diterima oleh para insinyur mereka.
Petrucci mengaku perpisahannya dengan Ducati tak segetir lima pembalap di atas, namun tak memungkiri pabrikan yang identik dengan warna merah itu punya ego tinggi. Menurutnya, Ducati kelewat bangga atas Desmosedici, dan merasa pembalap lah yang harusnya bekerja lebih keras dalam mengeluarkan potensi motor itu.
Perlakukan yang Bisa Berguna dan Juga Tidak

"Saya harusnya bisa menang dengan Pramac Racing, dan harusnya bisa lebih baik saat di tim pabrikan. Namun, saya tahu saya telah mengerahkan segalanya. Di Ducati, menang saja tidak cukup, dan itu adalah pesan yang terus-terusan mereka katakan pada Anda," ujar Petrucci seperti yang dikutip MotosanGP pada Senin (1/2/2021).
"Saya rasa itu perlakuan 'kasar' yang bisa jadi berguna, tapi tak cocok untuk semua rider. Ducati selalu bilang bahwa Anda harusnya bangga bisa mengendarai motor mereka. Padahal, saya rasa bakal lebih baik jika mereka memperlakukan pembalapnya secara lebih manusiawi, namun itu bukan gaya kerja Ducati," lanjutnya.
Pembalap Italia ini pun tak segan-segan menyatakan jalan pikiran Ducati yang meyakini bahwa hasil balap yang buruk sudah pasti murni diakibatkan kesalahan pembalap, karena di mata mereka, performa motor Desmosedici sudah tangguh dan sempurna.
Ducati Selalu Yakin Motornya yang Terbaik
"Mereka selalu percaya bahwa motor mereka adalah yang terbaik. Jika hasil balap Anda tak mengonfirmasinya, maka itu adalah salah pembalap. Ini adalah hal yang harus mereka perbaiki. Untungnya, ini bukan lagi masalah saya," ungkap Petrucci, yang musim ini bakal membela Tech 3 KTM Factory Racing.
Petrucci menyadari bahwa meraih hasil sebaik mungkin sudah seharusnya jadi ambisi para pembalap, namun Ducati kurang menghargai usaha para ridernya. Hal ini pun sangat berbeda ketimbang apa yang ia alami di Pramac Racing, di mana hasil sepositif apa pun dirayakan, dan pembalap takkan dihujat jika meraih hasil negatif.
"Jika membela tim pabrikan, Anda harus finis di depan semua orang, kemenangan hukumnya wajib. Di Pramac, finis di depan rider pabrikan sudah dianggap hasil baik. Perbedaan cara kerja ini sungguh mengubah banyak hal. Namun, jika Anda pembalap tim pabrikan dan tim satelit punya perangkat yang sama, Anda harus tetap finis di depan mereka," tutupnya.
Sumber: Motosprint
Video: Ikut Jejak Ayah, Mick Schumacher Turun di Formula 1 2021
Baca Juga:
Valentino Rossi dan VR46 Riders Academy Gelar Latihan Tertutup di Portimao
Qatar Meragukan, MotoGP 2021 Berpeluang Dimulai di Portimao
12 Februari 2021, Suzuki Umumkan Nomor Balap Joan Mir di MotoGP 2021
Joan Mir Senang Davide Brivio Lebih Pilih Dirinya Ketimbang Lorenzo-Pedrosa
Joan Mir: Dengan Segenap Jiwa, Saya Ingin Marc Marquez Kembali di Qatar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Arsenal vs Chelsea 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 20:00
-
Federico Dimarco Diragukan Tampil saat Inter Milan Hadapi Real Madrid
Liga Champions 6 September 2026, 19:14
-
Link Streaming Valencia vs Barcelona, 6 September 2026
Liga Spanyol 6 September 2026, 19:00
-
Link Streaming Everton vs Manchester United, Minggu 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 18:30
-
Link Streaming Persib Bandung vs PSM Makassar, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:45
-
Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:30
-
Hasil BRI Super League: Java United dan Garudayaksa FC Berbagi Poin
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:28
-
Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
Liga Inggris 6 September 2026, 16:47
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51






