Dianggap Marquez Tak Sekuat Dulu, Lorenzo Malah Setuju
Anindhya Danartikanya | 8 Maret 2017 14:00
Bola.net - - Di sela uji coba pramusim Australia beberapa pekan lalu, rider Repsol Honda, Marc Marquez menyatakan bahwa rival utamanya musim ini adalah duet Movistar Yamaha MotoGP, Maverick Vinales dan Valentino Rossi. Dirinya tak memasukkan nama Jorge Lorenzo setelah ia terlihat kesulitan menjinakkan Ducati Desmosedici GP17.
Marquez menganggap Lorenzo lebih berbahaya ketika masih di Yamaha ketimbang di Ducati Corse, dan uniknya, Lorenzo justru setuju dengan pernyataan sang juara dunia bertahan tersebut. Kepada Codigo Unico, Lorenzo menyatakan dirinya sadar belum mampu beradaptasi dengan baik di Ducati, dan mengakui belum kembali ke kekuatan maksimal.
Marc benar. Mungkin level yang saya punya di Yamaha tidak saya miliki sekarang. Ini juga tergantung pada sirkuit. Di Austria misalnya, motor kami merupakan motor paling kompetitif. Di sirkuit lain seperti Jerez atau Montmelo, banyak tikungan lambat dan kami harus memperbaiki performa, ujarnya.
Sebagai juara dunia, Marquez pun difavoritkan untuk mempertahankan prestasinya tersebut, begitu pula Vinales yang juga dijadikan kandidat juara karena selalu sukses menguasai uji coba. Lorenzo sendiri merasa tak masalah bila dirinya dicoret dari peta persaingan musim ini.
Pada akhirnya, menjadi favorit tidaklah berpengaruh. Kini mungkin saya memang bukan favorit, tapi bisa saja terjadi bila saya meraih hasil baik dan menjadi kandidat kuat juara tahun depan. Jadi ini bukan keuntungan atau kerugian, toh kami memang belum membuktikan apapun, pungkasnya.
Lorenzo pun akan kembali turun lintasan bersama Ducati dalam uji coba pramusim ketiga sekaligus yang terakhir di Sirkuit Losail, Qatar pada 10-12 Maret nanti, sebelum menjalani seri pembuka MotoGP 2017 di tempat yang sama pada 23-26 Maret mendatang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Tampilan Man of the Match Diubah untuk 8 Pemain Muslim
Piala Dunia 21 Juni 2026, 21:48
-
Jude Bellingham Bersinar, Debat Nomor 10 Inggris Mereda
Piala Dunia 21 Juni 2026, 20:49
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kolombia vs RD Kongo 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:23
-
Laga Ke-1000 Piala Dunia dan Kemenangan Telak Jepang
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:18
-
Piala Dunia 2026: Tiga Tim Tersingkir Lebih Cepat Akibat Aturan Baru FIFA
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:11
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Panama vs Kroasia 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Inggris vs Ghana 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:28
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Uzbekistan 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:56
-
Selandia Baru dan Mesir Berburu Kemenangan Perdana
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:24
-
Uruguay Berusaha Bangkit, Cape Verde Ingin Melanjutkan Kejutan
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:57
-
Diincar Real Madrid dan Tottenham, Hati Mateus Fernandes Hanya untuk MU
Liga Inggris 21 Juni 2026, 16:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28










