Dituduh Beri Pengaruh Negatif ke Rider Muda, Marquez Dibela Quartararo-Bagnaia
Anindhya Danartikanya | 1 Oktober 2021 10:49
Bola.net - Dua kandidat juara dunia MotoGP 2021, Fabio Quartararo dan Francesco Bagnaia, memberikan dukungan kepada Marc Marquez, yang baru-baru ini mendapat tuduhan dari eks rider WorldSBK, Michel Fabrizio, yang menyebutnya memberikan pengaruh negatif kepada rider muda lewat gaya balapnya yang agresif.
Fabrizio, yang musim ini turun di WorldSSP bersama Kawasaki Puccetti, melempar tuduhan ini lewat Instagram usai pembalap WorldSSP300 yang juga sepupu Maverick Vinales, Dean Berta Vinales, meninggal dunia dalam usia 15 tahun usai terlibat dalam kecelakaan dengan beberapa rider muda lain di Jerez, Spanyol, Sabtu (25/9/2021).
Dalam unggahannya, Fabrizio menyatakan mundur dari balap motor sebagai aksi protes karena ajang-ajang junior seperti Moto3, WorldSSP300, dan Talent Cup terlalu berbahaya, terbukti dari tiga rider muda yang nyawanya terenggut dalam empat bulan terakhir. Menurutnya, rider-rider muda terlalu agresif karena meniru Marquez.
Sepakat dengan Marc Marquez

"Valentino Rossi beberapa tahun lalu, saat Marquez masuk ke MotoGP, dikritik usai mengeluh soal manuver Marquez yang tak tepat. Padahal kita harusnya sepakat dengannya. Marc jadi referensi: para rider muda ingin meniru kelakuannya, menyalip pada limitnya, melaju kelewat miring pada rivalnya, mengambil risiko di tiap incinya," tulis Fabrizio.
Marquez sendiri mengaku heran mengapa Fabrizio tega melempar komentar negatif ketika dunia balap sedang berduka. Quartararo, yang juga hadir dalam jumpa pers MotoGP Austin, Kamis (30/9/2021), bersama Marquez dan Bagnaia, tak segan memberikan pembelaan kepada Marquez dan menyebut Fabrizio hanya asal omong.
"Saya sebenarnya tak tahu apa yang terjadi (soal komentar Fabrizio). Pecco yang menjelaskannya kepada saya. Tapi seperti yang Marc katakan, kadang orang memang suka asal ngomong. Jadi, memang hanya bikin kita buang-buang waktu membaca komentar orang-orang macam itu," ungkap pembalap berusia 22 tahun ini.
Anggap Wajar Marc Marquez Jadi Panutan

"Orang-orang menjadikan Marc panutan karena ia adalah rider favorit dan ia pembalap terbaik dalam sepuluh tahun terakhir. Jadi, tentu semua orang ingin menjadi Marc dan saya rasa ini normal. Saya sendiri tak membaca komentar itu, tapi Marc benar, itu hanya buang-buang waktu," tutur Quartararo.
Bagnaia sendiri tak memberikan penjelasan panjang lebar, namun mengimbau orang-orang untuk menghormati Keluarga Vinales. Pembalap asal Italia ini pun yakin orang-orang tak perlu melemparkan komentar yang tidak-tidak dalam suasana duka.
"Dalam masa-masa seperti ini, saya rasa harusnya Anda punya rasa hormat dan tak mengatakan apa pun. Padahal sudah cukup bagi kami melihat apa yang terjadi," pungkas pembalap Ducati Lenovo Team ini.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Jack Miller: Ngeri, Tak Seharusnya Banyak Rider Muda Meninggal Dunia
- Ikuti MotoGP: Qatar Masuk Kalender Formula 1 2021, Sepakati Kontrak 2023-2032
- Aprilia: Maverick Vinales Pilih Absen Saat Sudah Tiba di Houston
- Teritori Marquez-Honda: Inilah Fakta-Fakta Unik Jelang MotoGP Austin
- Alberto Surra Resmi Jadi Anggota Baru VR46 Riders Academy
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










