Dovizioso Prediksi Marquez-Lorenzo Mengancam di Aragon
Anindhya Danartikanya | 19 September 2018 11:35
- Usai memenangi MotoGP Misano, San Marino, Andrea Dovizioso mengusung motivasi tinggi dalam menjalani Seri Aragon, Spanyol akhir pekan nanti. Meski begitu, rider Ducati Corse ini yakin perjuangannya mengulang hasil serupa tak akan mudah, demikian yang ia sampaikan kepada Motorsport.
Sirkuit MotorLand Aragon dikenal sebagai 'daerah kekuasaan' rider Repsol Honda, Marc Marquez. Rider tuan rumah tersebut sangat menyukai lintasannya, selalu tampil kompetitif di sana, dan sukses merebut kemenangan selama dua tahun terakhir.
"Soal Aragon, saya rasa kami bisa cepat. Kami tampil baik dalam uji coba, tapi jelas Marc ingin menang di sana, dan ia bakal kuat. Tapi pekan balap di sana bakal jadi 'ujian' yang sangat baik untuk memahami level kami," ungkap Dovizioso.
Ancaman Lorenzo

Dovizioso juga yakin bahwa tandemnya, Jorge Lorenzo bakal tampil tak kalah garang dengan Marquez. Lorenzo dikenal selalu kompetitif di Aragon saat masih membela Yamaha, dan tahun lalu ia berhasil finis ketiga bersama Ducati.
Dovizioso juga menyatakan bahwa kecelakaan di Misano justru akan melecut Lorenzo untuk bangkit dari keterpurukanDi atas kertas, lintasan ini sangat cocok untuk Jorge dan saya bayangkan ia ingin segera bangkit, terutama karena ia tampil kuat di sana tahun lalu, ujarnya.
Kecerdasan Marquez
Rider Italia ini juga menyatakan bahwa Marquez bakal sangat kuat di atas Honda, menyebut rider 25 tahun tersebut telah belajar cara mempertahankan keunggulan di klasemen selama tiga musim terakhir.
Ia bisa memutuskan kapan harus menyerang, tapi juga bisa menyelamatkan diri dengan tak menaruh nyawa dalam risiko hanya untuk menang. Saat situasinya tepat, ia akan mencoba. Jika tidak, ia akan sekadar menempel seperti di Misano. Strateginya ini selalu terbayar tuntas, tuturnya.
Dovizioso sendiri tak lagi fokus merebut gelar dunia, dan sekadar ingin meraih hasil baik di setiap seri sampai akhir musim. Kami mencoba untuk tetap fokus dan berusaha meraih hasil terbaik, karena bertarung dengan Marc (demi gelar) sangat sulit, akunya.
Saya rasa kini kami bekerja dengan cara yang baik, mencoba memperbaiki motor agar sekompetitif mungkin, tanpa memikirkan gelar dunia. Tapi kinerja seperti ini bakal bermanfaat untuk musim depan, pungkas juara dunia GP125 2004 ini.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
LATEST UPDATE
-
Hasil Leverkusen vs Bayern: Die Roten ke Final DFB Pokal, Mimpi Treble Terjaga
Bundesliga 23 April 2026, 04:25
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















