Dovizioso Sebut Kemenangan Masih Target Realistis
Editor Bolanet | 13 Juli 2015 17:00
Bola.net -
Pebalap tim pabrikan Ducati, Andrea Dovizioso mengaku yakin bahwa kemenangan masih merupakan target realistis bagi timnya, walaupun belakangan performanya menurun, bahkan gagal finis setelah terjatuh di MotoGP Jerman pada hari Minggu (12/7).
Saat ini, Andrea Iannone dan Dovizioso masing-masing berada di peringkat ketiga dan kelima pada klasemen pebalap. Namun Iannone belum juga menapaki tangga podium sejak MotoGP Italia, dan Dovizioso belum merebut podium sejak MotoGP Prancis.
Dovizioso pun yakin timnya masih butuh waktu. "Masalahnya, kami mengawali musim terlalu kuat!" ujar Dovizioso sembari tertawa. "Semua orang mengira pengembangan kami bakal mudah, tapi justru kebalikannya bila kami fokus pada detail masalah," tuturnya kepada GPOne.
Pebalap Italia inipun terus meyakinkan bahwa Desmosedici GP15 merupakan motor yang masih berusia belia, dan masih harus dikembangkan lebih jauh untuk menyamai level persaingan motor-motor pabrikan Yamaha dan Honda.
"Jika melihat bagaimana kami mengawali musim ini, kemenangan masih merupakan target realistis. Tapi kemenangan bukan berarti masalah kami tuntas. Orang sering lupa bahwa motor kami masih baru. Saya percaya pada Ducati dan progres kami menuju ke arah yang benar," tutupnya.
(gpo/kny)
Saat ini, Andrea Iannone dan Dovizioso masing-masing berada di peringkat ketiga dan kelima pada klasemen pebalap. Namun Iannone belum juga menapaki tangga podium sejak MotoGP Italia, dan Dovizioso belum merebut podium sejak MotoGP Prancis.
Dovizioso pun yakin timnya masih butuh waktu. "Masalahnya, kami mengawali musim terlalu kuat!" ujar Dovizioso sembari tertawa. "Semua orang mengira pengembangan kami bakal mudah, tapi justru kebalikannya bila kami fokus pada detail masalah," tuturnya kepada GPOne.
Pebalap Italia inipun terus meyakinkan bahwa Desmosedici GP15 merupakan motor yang masih berusia belia, dan masih harus dikembangkan lebih jauh untuk menyamai level persaingan motor-motor pabrikan Yamaha dan Honda.
"Jika melihat bagaimana kami mengawali musim ini, kemenangan masih merupakan target realistis. Tapi kemenangan bukan berarti masalah kami tuntas. Orang sering lupa bahwa motor kami masih baru. Saya percaya pada Ducati dan progres kami menuju ke arah yang benar," tutupnya.
(gpo/kny)
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34















