Dovizioso: Sulit Hentikan Marquez, Tapi Tak Mustahil
Anindhya Danartikanya | 4 Juli 2018 09:30
Bola.net - - Rider Repsol Honda, Marc Marquez boleh jadi sukses merebut kemenangan usai pertarungan sengit di antara tujuh pembalap di MotoGP Belanda akhir pekan lalu. Meski begitu, ketatnya persaingan justru menandakan bahwa keunggulan performa Marquez tak terlalu besar, demikian opini Andrea Dovizioso.
Marquez yang start dari pole, harus bertarung susah payah dan berkali-kali saling salip dengan Alex Rins, Maverick Vinales, Dovizioso, Valentino Rossi, Cal Crutchlow dan Jorge Lorenzo. Ia sempat tertinggal dari Dovizioso dan Rossi, namun menyalip keduanya pada Lap 22 dan akhirnya menang hanya dengan keunggulan 2,3 detik.
Marc mengendalikan balapan dengan cara tepat, tapi ia tak lebih cepat dari rider lain. Semua orang tampil pada limitnya di akhir, dan tak ada yang bisa benar-benar menekannya. Jadi perbedaannya sungguh tipis. Tapi ia jelas membuat perbedaan, jika Anda lihat rider Honda lainnya. Jadi jelas ia bekerja dengan cara yang menakjubkan, ujar Dovizioso kepada Crash.net.
Sulit Hentikan Marquez

Dengan delapan seri berlalu, kini Marquez telah mengoleksi enam podium yang empat di antaranya merupakan kemenangan. Ia juga makin kokoh di puncak klasemen pembalap, unggul 41 poin dari Rossi di peringkat kedua, dan unggul 61 poin dari Dovizioso di peringkat kelima.
Usai balapan di Assen, jika Anda melihat klasemen secara obyektif, sangat sulit menghentikan Marc sekarang. Tapi bukannya mustahil. Meski begitu, saya tak fokus pada hal itu, dan tak akan balapan demi menciptakan situasi yang tak biasa, ungkap DesmoDovi.
Fokus Perbaiki Diri

Dovizioso pun meyakini bahwa ia dan timnya harus tetap fokus pada diri sendiri, memperbaiki seluruh kekurangan yang selama ini membuatnya gagal merebut kemenangan lagi sejak MotoGP Qatar di Losail pada Maret lalu.
Kami harus memperbaiki titik-titik negatif, dan pada akhir balapan kami belum cukup kuat. Kami harus fokus pada hal ini. Jika sudah lebih baik, kami bisa berpikir soal hal lain. Jika Anda tak oke pada setiap area, Anda takkan benar-benar bisa bertarung dengan Marc saat ia punya banyak keunggulan poin, tutupnya.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51







