Ducati Bakal Bebaskan Marc Marquez dan Pecco Bagnaia Bersaing, Tapi Harus Tetap Akur
Anindhya Danartikanya | 18 Januari 2025 13:22
Bola.net - General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, menyatakan akan membiarkan Marc Marquez dan Pecco Bagnaia bertarung berebut hasil terbaik di MotoGP 2025. Namun, ia juga menegaskan mereka harus tetap akur demi kebaikan tim, terutama dalam pengembangan motor.
Marquez datang ke Ducati Lenovo Team musim ini usai membela Gresini Racing pada 2024 dan mengakhiri musim di peringkat ketiga. Ia pun bertandem dengan Bagnaia, yang selama empat tahun terakhir menjadi rider utama di pabrikan asal Bologna, Italia, tersebut.
Dalam wawancaranya dengan Motorsport Italia, Dall'Igna pun tak memungkiri bahwa kehadiran Marquez membuka pandangan baru bagi Ducati. Hal ini pun membantu Ducati untuk terus mencari inovasi demi membuat motor Desmosedici terus mendominasi di kelas para raja.
Harus Seimbangkan Karakter Marc Marquez dan Pecco Bagnaia

"Marc merupakan rider luar biasa dengan mentalitas pemenang, cocok sempurna dengan filosofi Ducati. Kehadirannya membawa perspektif berbeda dan memaksa kami terus berinovasi. Kemampuannya beradaptasi mengesankan," ujar Dall'Igna seperti yang dikutip Motosan.es, Jumat (17/1/2024).
Banyak pihak yakin Marquez dan Bagnaia akan membentuk rivalitas sengit seperti Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo saat masih setim di Yamaha. Namun, Dall'Igna menyatakan bahwa Ducati akan berusaha menghindari hal itu, meski akan tetap membiarkan Marquez dan Bagnaia bersaing demi mendorong motivasi satu sama lain.
"Sungguh esensial menyeimbangkan kepribadian-kepribadian yang kuat. Marc dan Pecco merupakan para juara, tetapi kami harus memastikan mereka bisa bekerja sama demi kebaikan tim. Kami harus belajar mengendalikan dinamika ini, dan saya rasa persaingan internal bisa membuat kami lebih kuat
Setiap Rider punya Gaya Balap Sendiri
Dall'Igna juga tak cemas melihat gaya balap yang berbeda antara Bagnaia dan Marquez, karena selama beberapa tahun terakhir Desmosedici ramah dengan gaya balap apa pun. Namun, ia juga tak memungkiri bahwa Ducati akan mengubah beberapa hal demi membantu Marquez.
"Setiap rider punya gayanya sendiri, dan kami harus bekerja demi mengadaptasikan karakter-karakter tertentu dari motor kami kepada preferensi Marc tanpa kehilangan keseimbangan umum dari proyek kami," pungkas mantan Direktur Teknis Aprilia Racing ini.
Marquez dan Bagnaia akan kembali turun lintasan dalam tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 5-7 Februari 2025, dan lanjut ke Sirkuit Buriram, Thailand, pada 12-13 Februari 2025. Seri pembuka MotoGP 2025 juga akan digelar di Buriram, tepatnya pada 28 Februari-2 Maret 2025.
Sumber: Motorsport Italia, Motosanes
Baca Juga:
- Sambut Musim 2025, Tim-Tim MotoGP Umumkan Tanggal Peluncuran Skuad
- Berawal dari 'Janji' Hand Grip: Kisah Marco Bezzecchi Tolak Bela Aprilia 5 Tahun Lalu, Kini Justru Jadi Rider Andalan
- Jorge Martin dan Marco Bezzecchi Merasa Spesial dan 'Keren' di Momen Perdana Bela Tim Pabrikan MotoGP
- Indonesia Ingin Jamu WRC pada 2026, IMI: MotoGP Sudah, Kini Tinggal Formula 1
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Susunan Pemain Liverpool vs Newcastle: Misi Bangkit The Reds di Anfield
Liga Inggris 31 Januari 2026, 19:44
-
Michael Carrick Tak Tutup Peluang Manchester United Bergerak di Akhir Bursa Transfer
Liga Inggris 31 Januari 2026, 19:07
-
Langkah Cepat AC Milan Amankan Talenta Muda dari Hellas Verona
Liga Italia 31 Januari 2026, 17:47
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Leeds vs Arsenal: Gabriel Magalhaes
Liga Inggris 1 Februari 2026, 01:27
-
Tempat Menonton Elche vs Barcelona, Tayang di Mana?
Liga Inggris 1 Februari 2026, 01:01
-
Tempat Menonton Liverpool vs Newcastle, Tayang di Mana?
Liga Inggris 1 Februari 2026, 01:00
-
Link Live Streaming Elche vs Barcelona di La Liga
Liga Spanyol 1 Februari 2026, 00:02
-
Link Live Streaming Liverpool vs Newcastle di Premier League
Liga Inggris 1 Februari 2026, 00:01
-
Hasil Leeds vs Arsenal: Gabriel Jesus Nyekor, Meriam London Meledak di Elland Road
Liga Inggris 31 Januari 2026, 23:57
-
Menguji Kemampuan Bertahan Tottenham dan Efektivitas Serangan Man City
Liga Inggris 31 Januari 2026, 23:36
-
Man United Memburu Korban Ketiga
Liga Inggris 31 Januari 2026, 23:26
-
Hasil Pisa vs Sassuolo: Jay Idzes Stop Gol Pisa di Garis Gawang
Liga Italia 31 Januari 2026, 23:23
-
Liverpool Mencari Kemenangan Liga Pertama di Tahun 2026
Liga Inggris 31 Januari 2026, 23:17
-
Misi 6 Kemenangan Beruntun Real Madrid di La Liga
Liga Spanyol 31 Januari 2026, 23:07
-
Prediksi Parma vs Juventus 2 Februari 2026
Liga Italia 31 Januari 2026, 23:04
-
Liga Spanyol 31 Januari 2026, 22:58

-
Parma vs Juventus: Deretan Statistik yang Menegaskan Superioritas Bianconeri
Liga Italia 31 Januari 2026, 22:51
LATEST EDITORIAL
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30



