'Ducati dan Dovizioso Opsi Terbaik Bagi Satu sama Lain'
Anindhya Danartikanya | 13 Juni 2020 12:05
Bola.net - Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, meyakini bahwa pihaknya dan Andrea Dovizioso adalah pilihan terbaik bagi satu sama lain dalam menjalani MotoGP 2021 mendatang. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dengan Moto.it yang dirilis pada Kamis (11/6/2020).
Hingga saat ini, Dovizioso memang merupakan salah satu dari sedikit pebalap papan atas yang belum menentukan masa depannya. Negosiasinya dengan Ducati dikabarkan sempat berjalan alot karena sulit menemukan kecocokan soal besaran gaji di tengah krisis ekonomi akibat pandemi virus corona.
Meski begitu, dalam wawancaranya kali ini, Ciabatti justru mengindikasi bahwa masalah gaji telah teratasi. Kini Ducati dan Dovizioso tengah membicarakan detail lain. Ia pun berharap bisa kata sepakat bisa dicapai dalam 7-10 hari ke depan. Jika tak terjadi, barulah Ducati akan mencari opsi lain.
Minta Fokus pada Kisah Bersejarah
"Kami sudah mengatasi masalah (finansial) dan tengah menimbang hal lain untuk dua tahun ke depan. Saya yakin kedua belah pihak ingin cari solusi agar hubungan ini tetap berlanjut, mengingat hasil Ducati dan Andrea sangat positif. Semoga dalam beberapa hari lagi ada kata sepakat. Jika tidak, kami akan tunggu musim dimulai," ujar Ciabatti.
Menurut pria asal Italia ini, Dovizioso seharusnya tak terlalu fokus pada besaran gaji, melainkan mengingat sejarahnya bersama Ducati. Bekerja sama sejak 2013, Dovizioso dan Ducati memang berhasil membangkitkan performa motor Desmosedici dan jadi runner up selama tiga tahun terakhir.
"Ada banyak alasan terkait kisah kami dengan Andrea, yang membuat saya yakin kami bisa tetap bekerja sama. Memang benar ada momen sulit di antara kami pada 2019, yang toh akhirnya bisa kami atas. Kami adalah opsi terbaik bagi Andrea, dan ia adalah opsi terbaik bagi kami," lanjut Ciabatti.
Tak Ada Alasan untuk Tak Sepakat
Ciabatti juga mengaku sangat optimis Dovizioso bakal bertahan di Ducati, jika melihat semangat dan motivasinya berlatih keras setelah Italia melonggarkan kebijakan karantina wilayah pada awal Mei lalu.
"Saya tahu benar ia tengah mempersiapkan diri dengan sangat baik dan terus berlatih dengan komitmen tinggi. Semua ini membuat saya yakin tak ada alasan untuk tak menemukan kesepakatan dalam negosiasi yang mencari keseimbangan antara kebutuhan pebalap dan perusahaan, di luar sisi ekonomi," tutupnya.
Video: 5 Pebalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ducati Tak Cemaskan 3 Kecelakaan Marc Marquez di Tes Thailand, Tak Pengaruhi Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 09:49
-
Jadi Salah Satu Favorit Juara, Alex Marquez Merasa Lebih Siap Buru Gelar Dunia MotoGP 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 18:26
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST UPDATE
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35








