'Ducati dan Dovizioso Tak Boleh Lupakan Kisah Bersejarah Mereka'
Anindhya Danartikanya | 9 Mei 2020 12:30
Bola.net - Manajer pribadi Andrea Dovizioso, Simone Battistella, tak menutup kemungkinan kliennya itu bakal pindah tim di MotoGP 2021. Namun, ia yakin langkah paling logis adalah melanjutkan kerja sama dengan Ducati Team. Hal ini ia sampaikan via wawancaranya dengan GPOne, Jumat (8/5/2020).
Pada Februari lalu, Dovizioso sempat menyatakan dirinya masih ingin balapan meski telah menginjak usia 34 tahun dan prioritasnya adalah bertahan di Ducati. Meski begitu, mengingat Ducati mengincar rider muda, Dovizioso tak menutup kemungkinan untuk pindah tim atau pensiun.
Dovizioso bahkan menyatakan bahwa ia hanya akan tetap balapan selama ia didukung oleh proyek yang menjanjikan, tak peduli tim mana yang menggaetnya. Tetapi, Battistella menyatakan bahwa kombinasi Ducati dan Dovizioso bakal sangat disayangkan jika berakhir begitu saja.
Kerja Keras Bersama Sejak 2013
Alasan Battistella adalah kisah bersejarah di antara kedua belah pihak, mengingat Dovizioso rela membela Ducati sejak 2013, saat pabrikan Italia itu sedang terpuruk. Kerja sama mereka akhirnya mulai membuahkan hasil saat Dovizioso menjadi runner up selama tiga musim terakhir.
"Ducati memang bukan pilihan pertama atau terakhir bagi Dovi. Tapi saat memulai negosiasi, kedua belah pihak harus mempertimbangkan apa yang sudah mereka lakukan bersama sejauh ini," ungkap Battistella, yang juga manajer Alvaro Bautista dan Lorenzo Baldassarri.
"Kisah Ducati dan Dovi dimulai setelah Valentino Rossi hengkang dari situasi sulit. Mereka pun berkomitmen bekerja keras bersama, dan akhirnya mencapai level seperti sekarang. Ini kisah penting bagi Ducati dan Dovi," lanjut pria asal Italia tersebut.
Konsisten Tempel Marc Marquez
Terlebih, Dovizioso juga satu-satunya rider yang konsisten menebar ancaman kepada rider Repsol Honda, Marc Marquez, selama tiga musim terakhir, yang berarti ia juga sukses mengalahkan pebalap MotoGP lainnya yang kebanyakan jauh lebih muda darinya.
"Dalam tiga tahun terakhir Dovi melakukan hal yang tak dilakukan rider lain kecuali Marc. Sejak Marc turun di MotoGP, ia hanya sekali kalah, yakni pada 2015. Pada era ini, Dovi lah satu-satunya rider yang konsisten memberi Marc masalah dan mengalahkan rider lainnya. Jadi, ini bukti bahwa si pebalap, motor, dan timnya bersama-sama bisa meraih hasil penting," pungkas Battistella.
Video: 5 Pebalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
- Andrea Dovizioso Incar Kontrak 2 Tahun, Tak Pasti di Ducati
- 'Tak Ada Alasan Bagi Andrea Dovizioso untuk Pikirkan Pensiun'
- MotoGP Tunggu Jadwal Baru Formula 1, Tekad Gelar Tes Tambahan
- Marc Marquez Akui Punya 'Rivalitas' dengan Sang Adik Sejak Kecil
- Gantikan Rossi, Quartararo Berharap Tak Dibenci Fans Italia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pembalap MotoGP 2026 Masih Buru Kemenangan Perdana, 2 di Antaranya Rookie
Otomotif 6 Maret 2026, 14:55
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48















