Ducati: Marquez Terkuat, Tapi Tak Mustahil Dikalahkan
Anindhya Danartikanya | 11 Januari 2019 12:30
Bola.net - - CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali sangat puas atas prestasi timnya di MotoGP 2018, di mana mereka sukses merebut 14 podium dan tujuh kemenangan lewat Andrea Dovizioso, Jorge Lorenzo dan Danilo Petrucci. Atas hasil ini, ia pun makin optimistis dan mematok target yang lebih tinggi untuk 2019.
Dalam wawancaranya bersama GPOne di sela acara 'Ducati for Education' di Bologna, Italia pada Kamis (10/1), Domenicali menyebut bahwa hasil ini merupakan bukti adanya perkembangan konstan pada motor Desmosedici, baik dari segi performa maupun hasil.
Meski kini ditinggal Lorenzo menuju Repsol Honda, pria asal Italia ini tetap optimistis bisa membentuk tim yang kuat bersama Dovizioso dan Petrucci. Ia bahkan tak ragu membidik target ambisius. "Tahun ini, tak ada pilihan selain meraih hasil lebih baik, yakni meraih gelar dunia," ungkapnya.
Optimistis, Tapi Tetap Waswas

Domenicali juga menyatakan bahwa sang engineer utama, yang juga merupakan General Manager Ducati Corse, Luigi 'Gigi' Dall'Igna, telah bekerja keras merakit motor Desmosedici GP19 agar lebih garang untuk membantu Dovizioso merebut gelar dunia, prestasi yang sudah tak dicicipi Ducati lagi sejak 2007.
"Departemen balap kami telah bekerja keras merakit model 2019, dengan beberapa solusi baru agar lebih kuat dan cepat. Para rider bakal dapat evolusi dari motor tahun lalu, namun jauh lebih kompetitif. Tapi kami harus waswas. Level MotoGP sangat tinggi hingga lebih mudah tampil buruk ketimbang baik. Inilah alasan kami berhati-hati mendengar indikasi para rider," ujarnya.
Tekad Bekuk Kandidat Juara
Domenicali juga menyadari bahwa pihaknya bukanlah merupakan favorit juara. Ia menyebut bahwa Repsol Honda dan Marc Marquez akan menjadi pihak yang paling diunggulkan musim ini. Meski begitu, ia yakin bahwa hal ini tak berarti mereka mustahil dikalahkan.
"Jika melihat hasil pada dua musim terakhir, saya tak ragu bahwa Honda nomor #93 merupakan favorit juara. Marc mampu memiliki keseimbangan pada motornya hingga ia bisa mencapai level performa yang luar biasa. Tapi saya yakin Marc bukannya tak bisa dikalahkan dan kami akan mencoba mengasapinya," tuturnya.
Dan apakah Domenicali melihat adanya kemungkinan cekcok di antara Marquez dan Lorenzo? "Terlalu dini untuk menilai. Kita harus menunggu musim ini dimulai dan melihat bagaimana cara mereka menghadapi balapan. Kita akan lihat apakah dua ayam jago dalam satu kandang bakal menciptakan telalu banyak 'situasi', atau justru bakal menciptakan harmoni yang tepat," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:06
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



