Ducati Sebut Pabrikan MotoGP Mustahil Punya Pembalap Cadangan Permanen Seperti Formula 1

Anindhya Danartikanya | 7 April 2026 16:17
Ducati Sebut Pabrikan MotoGP Mustahil Punya Pembalap Cadangan Permanen Seperti Formula 1
Test rider Ducati, Michele Pirro, saat menggantikan Fermin Aldeguer di MotoGP Thailand 2026. (c) Gresini Racing

Bola.net - Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, pesimistis mengenai rencana Liberty Media dan MotoGP mewajibkan setiap pabrikan memiliki pembalap cadangan permanen, seperti yang dilakukan Formula 1.

Para pabrikan MotoGP diketahui memiliki test rider, yang tugas utamanya membantu pengembangan motor. Kadang kala, mereka juga berperan sebagai pembalap cadangan, meski sifatnya tidak permanen.

Advertisement

Selain itu, mereka tak selalu bisa dipanggil secara dadakan untuk menggantikan pembalap reguler yang cedera. Sebab, terkadang jadwal balapan bentrok dengan jadwal uji coba di sirkuit atau negara berbeda.

1 dari 2 halaman

Konfirmasi Rencana Liberty Media

Konfirmasi Rencana Liberty Media

Marc Marquez dan Davide Tardozzi (c) Ducati Corse

Pada Senin (6/4/2026), Autosport melaporkan bahwa Liberty berdiskusi dengan MSMA (Asosiasi Pabrikan MotoGP) untuk memastikan setiap pabrikan memiliki satu atau dua pembalap cadangan permanen.

Liberty diduga ingin MotoGP mengadopsi kebiasaan tim-tim F1 yang punya pembalap cadangan permanen meski hal ini tidak ditulis secara ketat dalam regulasi. Tardozzi pun mengonfirmasi adanya gagasan ini.

"Memang benar bahwa MotoGP telah menyampaikan kepada para pabrikan soal keinginan mereka agar tim memiliki pembalap cadangan di Grand Prix," ungkap pria Italia yang juga eks pembalap WorldSBK ini.

2 dari 2 halaman

Sebut Rencana Pembalap Cadangan Bukan Prioritas

Namun, Tardozzi yakin hal ini sulit diwujudkan di MotoGP. Menurutnya, akan sulit mencari pembalap yang memiliki level performa yang sama tingginya dengan para pembalap reguler yang aktif balapan di MotoGP.

Selain itu, aspek finansial juga akan jadi beban tambahan bagi pabrikan peserta. "Saya rasa itu tidak mungkin. Saat ini, kami memiliki hal-hal yang lebih prioritas untuk ditangani," ungkapnya.

Tardozzi juga mengingatkan betapa tinggi level persaingan di MotoGP. "Apakah menurut Anda ada 11 pembalap di luar grid ini yang memiliki level yang cukup untuk bersaing di MotoGP?" pungkasnya.

Sumber: Autosport

LATEST UPDATE