'Enea Bastianini Itu Gabungan Andrea Dovizioso dan Max Biaggi'
Anindhya Danartikanya | 18 Maret 2021 15:27
Bola.net - Jika melihat daftar kombinasi catatan waktu uji coba pramusim MotoGP Qatar pada 6-12 Maret, para debutan Ducati memang tak mencolok dibanding para seniornya. Namun, dari ketiga rider, Enea Bastianini punya performa yang lebih unggul dari tandemnya di Esponsorama Racing, Luca Marini, dan rider Pramac Racing, Jorge Martin.
Secara ajaib, juara dunia Moto2 2020 ini tak menemukan kendala berarti dalam beradaptasi dengan Desmosedici GP19, berbeda dengan Marini yang masih berusaha menemukan setup dan ergonomi yang tepat akibat tubuhnya yang tinggi menjulang. Kepada Corsedimoto, Bestia mengaku telah menemukan gaya balap yang tepat.
"Kami menjalani lima hari yang positif. Saya menemukan cara yang tepat untuk mengendarai Ducati dan melaju lebih cepat, mempertahankan ritme pada lap-lap pertama. Kami tak sempat melakukan time attack, namun kami sudah bekerja dengan baik. Saya harap bisa menjalani balapan dengan baik di Qatar.
Kagumi Tenaga Mesin Ducati

Di lain sisi, rider berusia 23 tahun ini tak memungkiri bahwa tugasnya untuk mempelajari motor Ducati, begitu juga persaingan di MotoGP, masih menumpuk. Sebagai debutan, ia sadar betul masih banyak kebiasaannya dari Moto2 yang harus dihilangkan.
Namun, ia mengaku sudah sangat terpesona oleh performa mesin Desmosedici yang dikenal paling bertenaga di grid MotoGP. Uniknya, ia tak menemukan masalah dalam beradaptasi dengan tenaganya yang meledak-ledak. Paham bahwa motor ini agresif, Bastianini pun bekerja keras mengubah gaya balapnya agar sesuai.
"Hal yang paling bikin saya kagum adalah tenaga mesin Ducati, yang berbeda dibandingkan motor lainnya, begitu juga Moto2. Motor ini sangat agresif, jadi Anda harus cara yang tepat untuk mengendarainya. Sebagai debutan, saya harus banyak belajar, ada ruang untuk berkembang, harus melupakan kebiasaan Moto2," ungkapnya.
Karakter Mirip Dovizioso, Gaya Balap Mirip Biaggi
Perkembangan Bastianini pun tentunya tak luput dari pengamat kawakan MotoGP yang kebetulan manajer pribadinya sendiri, Carlo Pernat. Pernat yang sudah tiga dekade mondar-mandir di paddock MotoGP, diketahui selalu mendampingi rider Italia tersebut di garasinya.
Dengan pengalamannya mengamati banyak pembalap, begitu juga bekerja dengan banyak pembalap papan atas pada era 1990an di Aprilia, Pernat pun menyebut bahwa Bastianini punya gaya balap dan karakter yang merupakan gabungan dari tiga kali runner up MotoGP, Andrea Dovizioso, dan empat kali juara GP250, Max Biaggi.
"Soal gaya balap dan cara kerjanya, saya bisa bandingkan dia dengan Andrea Dovizioso. Tanpa banyak omong, pekerja yang tekun. Tapi soal agresi, ia dekat dengan Max Biaggi. Tahun lalu, ia menjalani balapan dari depan dan tak satupun mengancamnya. Itu juga karakter Biaggi. Tapi Enea juga mirip Dovizioso, terutama dalam caranya mengendarai Ducati," tutup Pernat.
Sumber: Corsedimoto
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
Carmelo Ezpeleta: Rossi-Marquez Sudah Dewasa, Tak Perlu Suruh Mereka Jadi Teman
Ducati: Memang Sudah Waktunya Beralih dari Dovizioso ke Miller-Bagnaia
Hindari Covid-19, Suzuki Satu-Satunya Tim MotoGP yang Tinggal di Qatar 5 Pekan
Video: Aksi Spektakuler Marc Marquez Latihan Pakai RC213V-S di Catalunya
Andrea Dovizioso: Dengan Senang Hati Saya Terima Undangan Uji Coba Aprilia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
-
Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:04
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:01
-
Link Streaming Arsenal vs Chelsea 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 20:00
-
Federico Dimarco Diragukan Tampil saat Inter Milan Hadapi Real Madrid
Liga Champions 6 September 2026, 19:14
-
Link Streaming Valencia vs Barcelona, 6 September 2026
Liga Spanyol 6 September 2026, 19:00
-
Link Streaming Everton vs Manchester United, Minggu 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 18:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51





