Espargaro Soal Rivalitas dengan Marquez: Waktu Sembuhkan Luka
Anindhya Danartikanya | 14 Juli 2020 10:40
Bola.net - Pol Espargaro menyebut hubungannya dengan Marc Marquez kini sudah jauh lebih baik ketimbang saat masih bertarung sengit di GP125 dan Moto2 satu dekade lalu. Hal ini ia sampaikan via Diario AS, Senin (13/7/2020), usai dipastikan jadi tandem Marquez mulai MotoGP 2021.
Bergabungnya Espargaro ke Repsol Honda diyakini akan kembali membakar rivalitasnya dengan Marquez di masa lampau, mengingat keduanya kerap bersitegang di kelas yang lebih ringan. Fakta bahwa Marquez mendominasi MotoGP juga diyakini bakal membuat Espargaro 'panas'.
Polyccio tak memungkiri dirinya deg-degan bakal setim dengan Marquez. "Jelas ini menakutkan, karena Marc adalah Marc. Kita sudah lihat ia seperti apa, dan saya lihat sendiri betapa hebatnya ia. Saya salah satu dari sedikit rider yang pernah bertarung sengit dengannya," ujarnya.
Tak Bisa Ulang Duel di MotoGP

Uniknya, meski sengit di GP125 dan Moto2, Espargaro dan Marquez justru tak pernah terlihat berduel lagi sejak sama-sama turun di MotoGP. Espargaro pun yakin ini tak terlepas dari fakta bahwa ia tak pernah mendapatkan motor mumpuni, baik saat membela Yamaha maupun KTM.
"Saya menikmati duel kami di GP125 dan Moto2, tapi saya tak bisa mengulangnya karena progres saya di MotoGP selalu ngadat. Saya pun kerap bertanya-tanya apa saya bisa sekompetitif Marc jika dapat motor superior. Saya akan coba menyingkirkan semua keraguan," ungkapnya.
Salah satu momen terpanas dalam masa-masa rivalitas Espargaro dan Marquez adalah insiden tabrakan di Moto2 Catalunya, Spanyol, pada 2012. Kala itu Marquez menabrak Espargaro sampai terjatuh di Tikungan 10, namun justru tak mendapatkan hukuman dari Pengawas Balap.
Hubungan Baik, Tak Punya Dendam

Insiden itu sempat membuat mereka bersitegang, namun seiring berjalannya waktu, mereka justru berteman baik. Mereka bahkan kerap bepergian bersama, terutama saat berangkat atau pulang dari sebuah pekan balap. Menurut Espargaro, waktu telah menyembuhkan perselisihan mereka.
"Waktu menyembuhkan segalanya. Kami sempat melewati masa-masa menegangkan karena kami kerap bertarung sengit dan media massa juga menyebabkan sedikit kerusakan pada hubungan kami. Tapi saya rasa waktu telah menyembuhkan luka-luka kami," kisah Espargaro.
"Saya dan Marc kerap bertemu dan sering ngobrol santai, seperti 'teman sekelas'. Hubungan kami baik dan tak ada masalah. Kami tak punya dendam. Kami akan mulai dari nol. Sudah jelas saya akan datang ke tim yang sangat berpengalaman dan punya rider terbaik. Tapi ini takkan menghentikan saya untuk bertarung sengit," tutupnya.
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dani Pedrosa Pensiun Jadi Wildcard di MotoGP, Merasa Waktunya Sudah Lewat
Otomotif 21 April 2026, 11:16
-
MAXi Race Sukses Ramaikan Sidrap di Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 21 April 2026, 10:30
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













