Fabio di Giannantonio dan Skuad Valentino Rossi Mulai Ngobrol, Kolaborasi di MotoGP 2024?
Anindhya Danartikanya | 22 November 2023 09:27
Bola.net - Manajer pribadi Fabio di Giannantonio, Diego Tavano, menyatakan bahwa ia akhirnya melakukan kontak dengan skuad Valentino Rossi, Mooney VR46 Racing Team, soal kans kolaborasi di MotoGP 2024. Tavano pun mengaku kini optimistis soal masa depan kliennya.
Giannantonio yang terdepak dari Gresini Racing, saat ini belum menemukan tim untuk 2024. Ia sempat jadi salah satu opsi Repsol Honda, tetapi skuad itu lebih memilih Luca Marini, dan kesepakatan ini tampaknya akan diumumkan di sela pekan balap MotoGP Valencia, 24-26 November 2023.
Kini satu-satunya kursi kosong MotoGP 2024 ada di VR46, yang uniknya sempat blak-blakan mengaku lebih memilih menggaet rider Moto2. Sang direktur tim, Alessio 'Uccio' Salucci bahkan menyebutkan dua nama rider Moto2, yakni Fermin Aldeguer dan Tony Arbolino.
Lihat Secercah Cahaya di VR46

Namun, Arbolino sudah terikat kontrak baru dengan Elf Marc VDS Racing. Di lain sisi, Speed Up Racing yang masih memegang kontrak Aldeguer setahun lagi, meminta pembelian kontrak seharga Rp6,8 M jika VR46 menginginkan rider asal Spanyol itu. Situasi ini tentu cukup pelik bagi VR46.
Di sela kepelikan VR46, Giannantonio malah tampil mentereng dalam beberapa balapan terakhir. Usai naik podium di Grand Prix Australia, ia naik podium di Sprint Qatar, sebelum memenangi Grand Prix Qatar pula. Lewat Sky Sport Italia, Tavano pun mengakui hasil-hasil ini sangat membantu.
"Saya akhirnya lihat secercah cahaya, usai periode yang cukup berat. Penderitaan ini tidaklah mudah untuk dilewati. Saya rasa sesuatu bisa bergerak, kami telah melakukan obrolan pertama dengan VR46. Saya pun optimistis," ungkap Tavano, yang terlihat emosional saat 'Diggia' menang di Qatar.
Kontrak Masa Kini Tak Punya Nilai

Giannantonio sendiri mengaku resah melihat masa depannya yang tak menentu, meski yakin ia sudah membuktikan bahwa rider muda seperti dirinya memang butuh waktu adaptasi sebelum tampil gemilang di MotoGP. Ia pun berharap hasilnya di Qatar membantu Tavano menemukan solusi.
"Saya tak tahu apakah hasil ini akan mengubah masa depan saya, tetapi saya rasa orang-orang terlalu buru-buru di MotoGP masa kini. Kontrak tak lagi punya nilai. Bagi saya ini situasi aneh. Saya harap kemenangan ini bisa membantu manajer saya," tutur Giannantonio lewat GPOne.
"Tentu saya mendoakan rider lain punya karier panjang, tetapi saya juga bisa meraih hasil baik, agak lebih baik dari yang lain. Nyatanya, saya lah yang tak punya kursi sementara yang lain sudah tanda tangan sejak Mei. Sayangnya, saya korban efek domino yang diciptakan Marc," pungkasnya.
Sumber: Sky Sport Italia, GPOne
Baca juga:
- Akankah Jorge Martin Menyusul? Inilah 5 Pembalap Tim Satelit yang Sukses Juarai MotoGP
- Ducati Kunci Gelar Triple Crown MotoGP 2023 Meski Masih Tunggu Juara Dunia Pembalap
- Sejarah! Prima Pramac Racing Jadi Skuad Satelit Pertama yang Jadi Juara Dunia Tim MotoGP
- Bukti Dominasi Ducati, Sukses Kantongi 8 dari 9 Gelar Bergengsi MotoGP 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
-
Arsenal Kalahkan Inter Milan di San Siro, Mikel Merino: Mantap betul!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:16
-
Siapa Mampu Hentikan Arsenal di Liga Champions Musim Ini?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:10
-
Manchester City Kalah Lagi, Erling Haaland: Maaf, Ini karena Salah Saya!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:05
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






