Fabio di Giannantonio vs Marco Bezzecchi: Rivalitas Sengit Tingkat Nasional Berlanjut di MotoGP
Anindhya Danartikanya | 16 Januari 2024 15:40
Bola.net - Pertamina Enduro VR46 Racing Team menurunkan line up unik di MotoGP 2024. Mereka menaungi dua rider muda Italia, Marco Bezzecchi dan Fabio di Giannantonio, yang sudah menjalin rivalitas sejak belia. Mereka pernah bertarung sengit di CIV Moto3 2015, yakni kejuaraan nasional Italia.
Sama-sama berusia 25 tahun, Bezzecchi dan Giannantonio kompak menjalani debut MotoGP pada 2022. 'Bez' langsung berkompetisi dengan VR46, sementara 'Diggia' membela Gresini Racing selama dua musim, sebelum terdepak karena kursinya diambil alih Marc Marquez dan digaet oleh VR46.
Bezzecchi dan Giannantonio pun diketahui saling berebut gelar juara CIV Moto3 pada 2015 lalu. Dari 10 balapan, Bezzecchi tiga kali gagal finis tapi memenangi semua sisa balapan. Sementara itu, Giannantonio hanya sekali gagal finis, tetapi konsisten naik podium dan meraih dua kemenangan.
Juga Sempat Ramaikan Perebutkan Gelar Dunia

Pada akhir musim, Bezzecchi lah yang menyabet gelar juara dengan koleksi 175 poin. Giannantonio harus legawa jadi runner up, tetapi ia hanya tertinggal tiga poin. Setelahnya, mereka pun sama-sama menjalani debut Grand Prix secara penuh pada 2016, yakni di kelas Moto3.
Keduanya juga bertarung sengit bersama Jorge Martin dalam memperebutkan gelar Moto3 2018. Martin pun keluar sebagai juara, sementara Giannantonio menjadi runner up, dan Bezzecchi harus rela duduk di peringkat ketiga. Kini, rivalitas mereka berlanjut ke MotoGP di bawah atap garasi yang sama.
"Momen pertama yang saya ingat dari rekan baru saya adalah di kejuaraan Italia saat kami bertarung memperebutkan gelar juara. Saat itu kami sudah menjalin rivalitas," ungkap Bezzecchi lewat akun X milik Pertamina Enduro VR46 Racing Team, yakni skuad milik Valentino Rossi.
Bentuk Tim yang Tangguh

Lewat Speedweek Selasa (9/1/2024), Giannantonio pun memberikan pujian tinggi kepada rival sekaligus tandemnya itu. Ia mensinyalir bahwa meski sengit sejak anak-anak, keduanya selalu punya hubungan baik. Ia juga yakin bahwa mereka akan saling memotivasi untuk tampil garang tahun ini.
"Ia hebat, saya ucapkan selamat karena ia adaptasi sangat cepat dengan MotoGP. Kami melewati semua kelas bersama, sejak Kejuaraan Italia Moto3 2015. Jadi, kami bisa berbagi banyak memori bersama di garasi, dan juga kerja keras yang kami lakukan selama bertahun tahun," ungkapnya.
"Saya yakin kami tim kuat dan bisa saling dorong. Kami masih anak-anak yang kadang-kadang bersenda gurau. Saya yakin kami adalah karakter yang baik, otentik, transparan, dan kami akan bersenang-senang bersama," tutur Giannantonio. Berikut head-to-head statistik prestasi Bezzecchi dan Giannantonio.
Head-to-Head Statistik Bezzecchi vs Giannantonio
Statistik Prestasi Marco Bezzecchi:
2015: Moto3 San Carlo Team Italia & Minimoto Portomaggiore - Tidak terklasifikasi (hanya ikut 2 seri)
2016: Moto3 Mahindra Racing - Peringkat 47
2017: Moto3 CIP - Peringkat 23
2018: Moto3 Redox PrüstelGP - Peringkat 3
2019: Moto2 Red Bull KTM Tech3 - Peringkat 23
2020: Moto2 Sky Racing Team VR46 - Peringkat 4
2021: Moto2 Sky Racing Team VR46 - Peringkat 3
2022: MotoGP Mooney VR46 Racing Team - Peringkat 14
2023: MotoGP Mooney VR46 Racing Team - Peringkat 3
Statistik Prestasi Fabio di Giannantonio:
2015: Moto3 Gresini Racing Moto3 - Tidak terklasifikasi (hanya ikut 1 seri)
2016: Moto3 Gresini Racing Moto3 - Peringkat 6
2017: Moto3 Del Conca Gresini Moto3 - Peringkat 5
2018: Moto3 Del Conca Gresini Moto3 - Runner up
2019: Moto2 Speed Up Racing - Peringkat 9
2020: Moto2 Speed Up Racing - Peringkat 15
2021: Moto2 Federal Oil Gresini Moto2 - Peringkat 7
2022: MotoGP Gresini Racing - Peringkat 20
2023: MotoGP Gresini Racing - Peringkat 12
Sumber: X/VR46 Racing Team, Speedweek
Baca juga:
- Fabio Quartararo Butuh Bukti Janji Yamaha: Jangan Manis di Awal Cuma demi Kontrak Baru
- Fabio Quartararo Sebut Kontrak Barunya Tergantung Kerja Keras Yamaha Benahi Motor
- Para Rider Ducati MotoGP dan WorldSBK Bakal Tes di Portimao, Marc Marquez Jajal Panigale V4
- 5 Rekor Fantastis yang Bisa Dicapai Marc Marquez Bareng Gresini-Ducati di MotoGP 2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
LATEST UPDATE
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







