Fabio Quartararo: Duel Lawan Marc Marquez Beda Sensasi dari yang Lain
Anindhya Danartikanya | 24 Februari 2022 14:00
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha sekaligus juara dunia MotoGP 2021, Fabio Quartararo, menyatakan bahwa berduel dengan Marc Marquez menghadirkan sensasi berbeda dibandingkan duel-duel yang ia jalani dengan pembalap lain. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dengan DAZN pada Rabu (23/2/2022).
Quartararo sempat jadi salah satu rival sengit Marquez pada 2019, yakni musim debut rider Prancis itu di kelas para raja. Momen yang paling dikenang adalah duel sengit mereka di Misano dan Buriram, ketika mereka berebut kemenangan sampai tikungan terakhir. Dalam dua balapan itu, Marquez menang dan Quartararo finis kedua.
Meski baru pernah terjadi dua kali, pertarungan sengit itu sampai kini masih diingat banyak orang. Quartararo sendiri masih ingat betul bagaimana rasanya, walau Marquez absen sepanjang 2020 akibat cedera lengan dan mereka tak pernah bertarung wheel-to-wheel pada 2021. Bagi El Diablo, duelnya dengan Marquez sangat berkesan.
Belajar Hadapi Tekanan

"Sensasi bertarung dengan Marc sangatlah berbeda dengan saat melawan rider lain. Ketika Anda bertarung dengan Marc, kisahnya berbeda. Anda melihat lebih dari satu pembalap, Anda melihat sosok yang merupakan enam kali juara dunia. Tapi mengalahkannya adalah cerita lain, dan Anda harus jujur soal itu," ujar Quartararo.
Ia juga menyatakan, duelnya dengan Marquez kala itu membuatnya memetik banyak pelajaran berharga, membantunya menjadi rider yang lebih tangguh. Dari situ, ia juga 'berlatih' menenangkan diri ketika berada di bawah tekanan lawan. Mengingat kini kondisi fisik Marquez mulai membaik, Quartararo berharap mereka bisa berduel lagi.
"Marc telah jadi panutan kami selama 10 tahun terakhir. Jadi, rasanya istimewa jika bertarung dengannya. Saat kalah darinya di Misano dan Thailand, saya banyak belajar. Jika melihat tulisan 'Marc +0' di pit board lebih dari 20 lap, Anda harus menahan tekanan besar. Saya pun sangat ingin bertarung dengannya lagi," ungkapnya.
Marc Marquez Tak Mau Muluk

Marquez juga dijagokan banyak pembalap bakal kembali garang tahun ini, apalagi cedera penglihatan ganda pada mata kanannya sudah pulih total. Kini, ia tinggal meneruskan pemulihan pada lengannya. Namun, Marquez sendiri belum berani mematok target muluk, karena ia ingin 'comeback' secara bertahap.
"Tentu saya ingin meraih gelar. Namun, keinginan saya bukanlah mengulang performa Marquez yang dulu, melainkan mencari evolusi. Soal menemukan Marquez yang dulu, entah saya bisa atau tidak. Mungkin musim ini takkan dimulai dengan cara terbaik, tapi musim balap sangatlah panjang," tutur Marquez via Diario AS.
Quartararo, Marquez, dan para pembalap MotoGP lainnya akan kembali turun lintasan dalam seri perdana musim ini, yakni di Sirkuit Losail, Qatar, pada 4-6 Maret. Setelahnya, mereka akan kembali ke Indonesia untuk menjalani pekan balap di Sirkuit Mandalika, 18-20 Maret mendatang.
Sumber: DAZN, Diario AS
Baca Juga:
Sirkuit Mandalika Kebut Pengaspalan Ulang, Segera Kelupas Permukaan Trek
Fabio Quartararo Jagokan Pedro Acosta Juarai Moto2 2022, Tunggu di MotoGP 2023
Pecco Bagnaia Rasakan Sensasi Aneh Tanpa Valentino Rossi di Trek MotoGP
Raih 6 Gelar MotoGP Bareng Stoner-Marquez, Livio Suppo Luluhkan Hati Suzuki
Hasil Hari Pertama Tes Pramusim Formula 1 Spanyol 2022: Lando Norris Terdepan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














