Fabio Quartararo Sebut Hengkangnya Marc Marquez dari Honda Bikin Yamaha 'Insaf'
Anindhya Danartikanya | 22 April 2024 12:09
Bola.net - Fabio Quartararo menyatakan hengkangnya Marc Marquez dari Repsol Honda akhir musim lalu menjadi tamparan bagi Yamaha di MotoGP. Hal ini melecut pabrikan Garpu Tala untuk berinvestasi lebih besar dan merekrut banyak orang baru agar Quartararo tak melakukan hal serupa pada 2025.
Seperti yang diketahui, Honda sangat terpuruk sejak Marquez mengalami cedera lengan yang parah pada 2020, seolah hilang arah. Ketika Marquez sudah pulih pun, permasalahan Honda tetap pelik, bahkan kian buruk. Marquez akhirnya memilih pindah ke Ducati lewat Gresini Racing musim ini.
Quartararo sendiri nyaris mengambil langkah serupa pada 2025, santer digosipkan berdiskusi dengan Aprilia. Namun, usai melihat Yamaha mulai mengubah cara kerjanya dengan menggaet insinyur-insinyur Eropa dari Ducati, 'El Diablo' akhirnya memilih bertahan di Monster Energy Yamaha.
Markas Italia Lebih Sibuk dari Markas di Jepang

"Hengkangnya Marquez dari Honda ke Ducati membangunkan banyak orang di Yamaha. Mereka merekrut banyak insinyur baru. Ada banyak hal yang terjadi di [markas] Italia ketimbang di Jepang," ungkap Quartararo kepada Canal+ seperti yang dikutip Crash.net, Sabtu (20/4/2024).
Hal yang paling disorot Quartararo adalah cepatnya Yamaha menanggapi sebuah kendala dan mencari solusinya. "Kecepatan soal perangkat-perangkat mana yang bisa diubah telah berubah. Sangat menarik bagi saya untuk lanjut dengan Yamaha," ujar juara dunia MotoGP 2021 ini.
Penting untuk 2025 dan 2026

Quartararo juga menyadari bahwa podium akan tetap sulit diraih musim ini. Namun, tahun ini akan jadi tahun yang krusial bagi Yamaha dalam mengembangkan YZR-M1 demi kembali tampil kompetitif pada 2025 dan 2026.
"Saya rasa Yamaha salah satu jenama yang berinvestasi begitu banyak dalam proyeknya. Kita akan melihat beberapa kemajuan tahun ini. Saya rasa tahun ini bakal sangat sulit untuk memperebutkan podium, tetapi tahun ini bakal sangat penting untuk dua musim ke depan," tutupnya
Sumber: Canal+, Crashnet
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar Juara Thomas Cup dan Uber Cup, Berapa Gelar yang Dikoleksi Indonesia?
Bulu Tangkis 21 April 2026, 14:53
-
Eduardo Camavinga Tolak Tinggalkan Real Madrid Meski Rumor Transfer Menguat
Liga Spanyol 21 April 2026, 14:49
LATEST UPDATE
-
Bonucci Ingin Guardiola Tangani Timnas Italia
Piala Dunia 21 April 2026, 20:26
-
Prediksi Leverkusen vs Bayern 23 April 2026
Bundesliga 21 April 2026, 20:25
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
-
Arsenal Krisis di Momen Penentuan: Kena Mental dan Habis Napas
Liga Inggris 21 April 2026, 20:15
-
AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
Liga Italia 21 April 2026, 20:06
-
Prediksi PSG vs Nantes 23 April 2026
Liga Eropa Lain 21 April 2026, 19:59
-
Krisis Lini Depan AC Milan Kian Nyata, Tak Peduli Kombinasi Penyerang
Liga Italia 21 April 2026, 19:58
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Persija 22 April 2026
Bola Indonesia 21 April 2026, 19:52
-
Prediksi BRI Super League: Persis vs Bhayangkara FC 22 April 2026
Bola Indonesia 21 April 2026, 19:47
-
Analisis: Pep Guardiola Pakai Cara 'Kuno' untuk Buat Arsenal Tak Berkutik
Liga Inggris 21 April 2026, 19:14
-
Liga Inggris 21 April 2026, 18:48

-
Link Nonton Streaming Real Madrid vs Alaves - Pekan ke-33 La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 18:32
-
Situasi Berubah, Sekarang Man United Didesak Rekrut Declan Rice!
Liga Inggris 21 April 2026, 18:18
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59






