Fabio Quartararo: Tadinya Saya Rider Biasa, Kini Malah Dipuji Macron dan Jokowi
Anindhya Danartikanya | 31 Maret 2022 12:15
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, mengaku masih belum bisa benar-benar menyadari bahwa ia kini merupakan seorang juara dunia MotoGP, memiliki jumlah fans yang sangat masif, dan bahkan jadi salah satu atlet paling populer di dunia. Hal ini ia sampaikan kepada Corriere della Sera pada Rabu (30/3/2022).
Quartararo dua kali menjuarai CEV Moto3, yakni pada 2013 dan 2014, saat usianya bahkan belum genap 15 tahun. Prestasi ini membuatnya digadang-gadang jadi bintang masa depan. Namun, usai menjalani debut Grand Prix pada 2015, kariernya sempat terseok-seok di Moto3 dan Moto2 sampai ia menang di Catalunya pada 2018.
Kemenangan itu membuat Petronas Yamaha SRT 'berjudi' dengan menggaetnya untuk MotoGP 2019. Langkah ini banjir kritikan karena kala itu Quartararo belum terlalu konsisten. Namun, langkah itu ternyata terbukti tepat karena rider Prancis tersebut justru tampil menggila sekalinya berlaga di kelas para raja, bahkan jadi juara musim lalu.
Teringat Kerja Keras Sang Ayah
Melihat kiprahnya yang penuh lika-liku, Quartararo mengaku kerap teringat perjuangan sang ayah, Etienne Quartararo, membantunya jadi pembalap profesional sejak usia belia, meski keluarga mereka tak punya cukup uang. Seluruh kerja kerasnya bersama sang ayah kini terbayar tuntas dan Quartararo merasa bangga.
"Ayah saya dulu kerap mengantar saya, mengendarai mobil van tiap pekan dari Prancis ke Spanyol, untuk balapan. Kami menempuh jarak 100.000 km tiap tahun, dan di rumah tak banyak uang. Kami harus menjalani masa-masa berat. Tapi semuanya sepadan," ungkap pembalap yang pada 20 April nanti menginjak usia 23 tahun ini.
Uniknya, Quartararo belum sepenuhnya percaya kini ia jadi rider papan atas yang dielu-elukan banyak orang. Ia bahkan mengaku sempat kaget ketika mendapatkan ucapan selamat dari Presiden Prancis, Emmanuel Macron, begitu juga ketika ia menerima trofi dari Presiden RI Joko Widodo usai finis kedua di Mandalika.
Belum Bisa Merasa Terbiasa

"Ucapan darinya (Macron) sungguh tak biasa. Beberapa hari lalu, saya juga dapat ucapan selamat dari Presiden Indonesia saat podium di Mandalika. Menyenangkan melihat orang-orang penting tertarik pada saya dan para pembalap lainnya. Saya pun memikirkan ayah saya, ia dulu turun di ajang Eropa, tapi lalu berhenti karena tak punya uang untuk ikut balap motor," kisah Quartararo.
Dalam wawancara yang sama, Quartararo juga membicarakan asal-usul julukan 'El Diablo' (sang iblis), yang sudah melekat dengannya sejak kecil dan bahkan jadi panggilan sehari-harinya dari beberapa orang. Ia mengaku tak mau mengganti julukan ini pada masa mendatang, karena baginya julukan tersebut bagai 'jimat'.
"Julukan itu telah memberi saya banyak keberuntungan, jadi saya takkan menanggalkannya. Julukan itu lahir berkat helm dengan logo iblis, yang saya pakai saat berusia tujuh tahun. Salah satu rider memanggil saya 'Diablo' dan sejak itu semua orang juga memanggil saya dengan julukan itu," pungkas Quartararo.
Sumber: Corriere della Sera
Baca Juga:
Las Vegas Resmi Jamu Formula 1 di 2023, Amerika Serikat Punya 3 Grand Prix
Fans Berat! Collab Bareng AS Roma, Fabio Diggia Pakai Helm Baru Jelang MotoGP Argentina
Jadwal Lengkap MotoGP Argentina, 1-4 April 2022
Jadwal Siaran Langsung MotoGP Argentina 2022 di Trans7 dan MNC Sports, 1-4 April 2022
Ditjen Kekayaan Negara Bantah Lelang Hadiah Rider MotoGP untuk Fans di Mandalika
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




