Fokus Ritme di Uji Coba Qatar, Bagnaia Kaget Lihat Quartararo
Anindhya Danartikanya | 27 Februari 2019 12:45
Bola.net - - Hasil Francesco 'Pecco' Bagnaia di uji coba pramusim MotoGP Qatar, 23-25 Februari, memang berbanding terbalik dengan hasilnya di uji coba Sepang, Malaysia, namun rider Alma Pramac Racing ini mengaku tetap puas atas performanya. Hal ini ia nyatakan kepada GPOne, usai menduduki posisi 13 pada daftar kombinasi catatan waktu pada Senin (25/2).
Usai duduk di posisi 2 dalam uji coba Sepang, Bagnaia justru menduduki posisi 15 pada dua hari pertama uji coba Qatar. Baru pada hari ketigalah rider berstatus debutan ini mampu naik dua posisi. Meski begitu, Bagnaia menolak menyebut uji coba ini berjalan buruk, mengingat lap tunggal bukanlah fokus utama dalam uji coba ini, melainkan ritme berkendaranya.
"Posisi saya memang tak bagus, tapi saya tetap puas. Saya terjatuh saat simulasi balap, tapi saya memulai dengan sangat baik. Saat ban pertama kali terasa drop, saya sempat kesulitan, tapi kemudian mampu mencatat waktu yang baik. Saya tak mengira bakal begitu. Tapi dalam simulasi seperti ini, Anda harus paham banyak hal dibanding Moto2, termasuk mengubah engine map dan memahami performa ban," ujarnya.
Ketimbang Lap Tunggal, Fokus Ritme
Juara dunia Moto2 2018 ini juga menyatakan, seperti para rider pabrikan Mission Winnow Ducati, ia tak terlalu mementingkan sesi time attack untuk mencari waktu tercepat. Bagnaia pun mengaku bahwa dirinya lebih fokus mencari ritme balap, mengingat balapan pertama musim ini bakal digelar dua pekan lagi di sirkuit yang sama.
"Ini hari yang positif, lebih baik dibanding dua hari pertama. Kami hanya punya satu sesi time attack, tapi memang lebih baik fokus pada ritme balap, mengingat balapan bakal digelar dua pekan lagi. Tak diragukan lagi kami telah memahami banyak hal menarik. Tapi berkendara tanpa wing fairing rasanya berbeda dan lebih sulit. Memang lebih mudah saat masuk tikungan, tapi kesulitan saat keluar dari sana," ungkapnya.
Fisik Sudah Cukup Bugar
Para pebalap MotoGP yang baru pindah dari kelas balap yang lebih ringan biasanya harus bekerja ekstra keras demi menambah level kebugaran demi beradaptasi. Meski begitu, anggota VR46 Riders Academy ini mengaku tak punya masalah berarti, dan akan siap bertarung dengan rider-rider yang terlihat mencolok dalam uji coba kali ini, terutama Fabio Quartararo, sesama debutan yang menduduki posisi 2.
"Secara fisik, saya mampu-mampu saja menjalani balapan. Saya harus memperhatikan waktu penyelenggarannya. Jelas cuacanya bakal sangat berbeda, jadi motivasinya juga ikut berubah. Saya rasa saya siap. Tapi saya cukup kaget melihat Fabio. Kemudian saya lihat Alex Rins dan Maverick Vinales sangat kuat," pungkas Bagnaia.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23














