Franco Morbidelli Tekad Balas Jasa Valentino Rossi Lewat Duel di Trek
Anindhya Danartikanya | 4 Oktober 2020 18:30
Bola.net - Hubungan Valentino Rossi dan Franco Morbidelli bisa jadi cukup berbeda dengan hubungan Rossi dengan rider-rider VR46 Riders Academy lainnya. Bagaimana tidak? Rossi dan Morbidelli sudah bagaikan kakak dan adik, sama halnya dengan hubungan Rossi dan Luca Marini, adik Rossi yang sesungguhnya.
Morbidelli telah mengenal Rossi secara pribadi pada 2004, yakni saat ia masih berusia 10 tahun. Sejak 2010, Morbidelli dan seluruh keluarganya bahkan pindah dari Roma ke Tavullia, Italia, demi berlatih intensif dengan Rossi, Marco Simoncelli, dan kawan-kawan dekat The Doctor lainnya.
Morbido pun jadi anggota pertama VR46 Riders Academy pada 2013. Pada tahun yang sama, ia menjuarai European Superstock 600, dan saat itulah Rossi mendorongnya turun di Moto2 pada 2014. Hasilnya pun gemilang. Morbidelli jadi juara dunia pada 2017 dan mempersembahkan gelar pertama untuk VR46.
Lawan Valentino Rossi dengan Senyuman

Rider Italia berdarah Brasil ini pun jadi rider VR46 pertama yang naik ke MotoGP pada 2018, bergabung dengan Rossi di bawah naungan Yamaha. Ia juga jadi rider VR46 pertama yang mampu naik podium dan bahkan meraih kemenangan di kelas tertinggi. Tahun depan, kedua rider ini malah akan bertandem di Petronas Yamaha SRT.
"Saya tak sabar duel dengan Vale. Tapi ini juga saya nantikan dalam waktu dekat. Saat berduel dengan Vale, rasanya memang beda. Selalu menyenangkan, dan saya bahkan melakukannya dengan senyuman di wajah, karena memang ini hal yang berbeda untuk dilakukan," ujar Morbidelli via Motorsport.com, Jumat (2/10/2020).
"Tak pernah ada cerita Anda bertarung dengan seseorang di trek, terutama di MotoGP, sembari tersenyum. Tapi saya memang tersenyum saat bertarung dengan Vale. Jadi, saya sungguh menantikan momen-momen itu, dan berharap momen itu terjadi berkali-kali tahun ini dan tahun depan," lanjutnya.
Tekad Buktikan Keputusan Valentino Rossi Tak Salah
Di lain sisi, meski bersahabat erat, Morbidelli mengaku ogah membuka semua kartunya di hadapan Rossi, karena sekali mereka berada di lintasan, mereka berubah jadi rival. Morbidelli mengaku akan tetap berupaya keras mengalahkan sang sembilan kali juara dunia, dan takkan berbelas kasihan saat berebut hasil baik.
Uniknya, Morbidelli juga yakin bahwa mengalahkan Rossi di lintasan adalah cara terbaik dalam membalas jasa rider berusia 41 tahun itu, yang telah menaruh rasa percaya luar biasa di atas pundaknya. Jika ia mampu meraih hasil baik, maka itu artinya Rossi memang mengambil keputusan baik dengan merekrutnya di VR46.
"Saya ogah mau menunjukkan padanya soal apa yang telah saya pelajari, karena saya tak berpikir soal itu. Saya hanya memikirkan cara meletakkan ban saya di depan bannya. Saya juga ingin tunjukkan padanya bahwa ia memang ambil keputusan bagus dengan memercayai saya saat masih anak-anak balapan di Superstock," tutup 'Franky'.
Sumber: Motorsportcom
Video: MotoGP 2020 Takkan Mampir Negara Non-Eropa
Baca Juga:
Para Rival Tak Konsisten, Marc Marquez Ingin Segera 'Comeback'
Karier Sempat Kelam, Fabio Quartararo Masih Heran Jadi Kandidat Juara MotoGP
Fabio Quartararo: Valentino Rossi Itu Panutan Saya yang Terbaik!
Hasil Superpole Race WorldSBK Prancis: Jonathan Rea Raih Kemenangan Ke-99
Hasil Race 1 WorldSBK Prancis: Jonathan Rea Rebut Kemenangan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Pembalap AP250 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 13 Juni 2026, 12:08
-
Klasemen Pembalap WorldWCR 2026
Otomotif 12 Juni 2026, 17:41
LATEST UPDATE
-
Kapan Brasil vs Maroko Main, Jam Berapa?
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:10
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:01
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belanda vs Jepang 15 Juni 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:00
-
Hasil Race 1 WorldWCR Emilia Romagna 2026: Maria Herrera Bekuk Beatriz Neila
Otomotif 13 Juni 2026, 17:37
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao 15 Juni 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28















