Gagal Finis di Ceko, Dovizioso Kritik Tajam Michelin
Editor Bolanet | 23 Agustus 2016 11:45
Dovizioso yang memilih dua ban basah lunak, berada di tiga besar dengan Andrea Iannone dan Scott Redding saat ban depannya hancur. Hal ini membuatnya berganti motor yang telah dipasangi ban intermediate. Sayangnya, ia harus kembali masuk ke pit dan berhenti pada lap 16 usai menyadari ban intermediate tak cocok dengan lintasan Brno yang masih basah.
Saya sangat kecewa, karena saya sangat kompetitif dan dalam posisi yang baik. Kami memilih ban seperti saat sesi pemanasan, yang terbukti bagus untuk lintasan basah. Sebelum balapan, hujan reda dan meski lintasannya tetap basah, ban depan mulai aus dengan cara tak wajar, ujarnya kepada Crash.net.
Saya tak terkejut karena ban itu memang sangat lunak. Jadi dengan tak banyak air, degradasi ini bisa terjadi. Tapi saya tak senang atas alokasi ban yang tersedia. Tak banyak yang pakai ban depan keras, karena biasanya spek lunak membuat kami kurang grip. Beberapa rider mengambil risiko dengan ban depan keras, dan ternyata ini keputusan tepat, lanjutnya.
Dovizioso pun yakin Michelin harus segera berbenah dalam mengantisipasi balapan yang berjalan dalam kondisi basah, apalagi seri mendatang bakal digelar di Sirkuit Silvestone, Inggris, 2-4 September mendatang, di mana balapan biasanya diguyur hujan.
Michelin masih belum mampu mengendalikan situasi saat hujan turun, jadi kami butuh spek ban lebih banyak. Saya pebalap pertama yang mengalami peristiwa ini, tapi ternyata pebalap lain mengalami hal yang sama, dan ketika ada bagian ban yang hilang, maka ini berbahaya, tutupnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








