Gaya Balap Mirip, Elias Senang Marquez Dominasi MotoGP
Editor Bolanet | 12 September 2013 11:00
- Mantan pebalap MotoGP, Toni Elias mengaku senang Marc Marquez yang punya kemiripan gaya balap dengannya bisa mendominasi MotoGP 2013. Sebagai debutan, Marquez telah mengoleksi 11 podium, termasuk lima kemenangan. Bahkan pebalap Repsol Honda itu tengah memimpin klasemen.
Elias yang kontraknya baru saja diputus oleh Avintia Blusens Moto2 dan akan hijrah ke World Superbike (WSBK), memang kerap mendapat kritikan pedas atas gaya balapnya yang agresif. Ia juga punya style yang sama dengan Marquez ketika membalap, yakni siku yang selalu menempel di aspal ketika menikung.
Saya memperoleh gaya balap itu secara alami. Saya rasa, orang-orang menyukainya karena takjub melihat saya nyaris lepas dari motor, apalagi lutut dan siku saya menyentuh aspal, ujar Elias.
Selama berkarir di MotoGP, pebalap Spanyol ini pernah membela Yamaha, Honda dan Ducati. Ia juga kerap mendapat kritik dari tim-timnya tersebut. Gaya balapnya dinilai tak dapat membuat ban dan motor bekerja maksimal.
Saya kerap dikritik oleh tim, karena menurut mereka tak baik bila tubuh saya benar-benar keluar dari motor. Mereka bilang saya tak cukup meletakkan beban pada ban. Dengan begitu, suhu ban tak bisa naik dan itulah sebab mengapa traksi saya tak cukup baik, lanjutnya.
Meski begitu, Elias senang karena Marquez mampu menyangkal kritik-kritik pedas tersebut. Marc punya gaya balap yang sama, toh ia tetap menang. Ia membuat saya senang, karena hal itu menunjukkan bahwa gaya balap kami bukanlah masalah. Tentu saja kami sedikit berbeda, namun siku dan bagian samping punggung kami juga keluar dari motor, pungkasnya. [initial]
Sumber: Crash.net (cn/kny)
Elias yang kontraknya baru saja diputus oleh Avintia Blusens Moto2 dan akan hijrah ke World Superbike (WSBK), memang kerap mendapat kritikan pedas atas gaya balapnya yang agresif. Ia juga punya style yang sama dengan Marquez ketika membalap, yakni siku yang selalu menempel di aspal ketika menikung.
Saya memperoleh gaya balap itu secara alami. Saya rasa, orang-orang menyukainya karena takjub melihat saya nyaris lepas dari motor, apalagi lutut dan siku saya menyentuh aspal, ujar Elias.
Selama berkarir di MotoGP, pebalap Spanyol ini pernah membela Yamaha, Honda dan Ducati. Ia juga kerap mendapat kritik dari tim-timnya tersebut. Gaya balapnya dinilai tak dapat membuat ban dan motor bekerja maksimal.
Saya kerap dikritik oleh tim, karena menurut mereka tak baik bila tubuh saya benar-benar keluar dari motor. Mereka bilang saya tak cukup meletakkan beban pada ban. Dengan begitu, suhu ban tak bisa naik dan itulah sebab mengapa traksi saya tak cukup baik, lanjutnya.
Meski begitu, Elias senang karena Marquez mampu menyangkal kritik-kritik pedas tersebut. Marc punya gaya balap yang sama, toh ia tetap menang. Ia membuat saya senang, karena hal itu menunjukkan bahwa gaya balap kami bukanlah masalah. Tentu saja kami sedikit berbeda, namun siku dan bagian samping punggung kami juga keluar dari motor, pungkasnya. [initial]
Sumber: Crash.net (cn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
-
Ducati Tak Gentar Aprilia Siapkan Team Order untuk Jorge Martin di MotoGP Australia 2026
Otomotif 23 Oktober 2026, 16:09
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







