Gelar MotoGP Pekan Depan, Portimao Dituntut Pembalap Ganti Kerikil Gravel Karena Berbahaya
Anindhya Danartikanya | 14 Maret 2023 14:29
Bola.net - MotoGP 2023 akan dimulai di Portugal pada 24-26 Maret 2023 mendatang, tetapi Sirkuit Algarve, Portimao, justru banjir protes dari para pembalap. Mereka kembali menuntut agar kerikil area gravel sirkuit tersebut diganti menjadi lebih kecil, usai Fabio di Giannantonio terjatuh parah dalam tes pramusim pada Sabtu (11/3/2023).
Portimao mulai menggelar MotoGP pada 2020 lalu, dan layout-nya menjadi salah satu favorit para pembalap. Namun, para rider tak menyukai ukuran kerikil gravel yang dirasa terlalu besar dan berbahaya. Insiden pertama yang paling mencolok dialami Jorge Martin yang terjatuh dan mengalami lima benturan keras di gravel pada 2021.
Giannantonio sendiri terjatuh di Tikungan 7 pada Sabtu lalu, dan setelahnya segera dilarikan ke rumah sakit. Para dokter menyatakan ia bebas cedera serius, tapi ia tidak dinyatakan bugar untuk ikut tes pada hari kedua. Lewat Speedweek, Selasa (14/3/2023), Giannatonio pun curhat bahwa kondisi gravel Portimao sudah kritis.
Rasanya Seperti Ledakan

"Sifat alami gravel Portimao sungguh gila. Kami mengeluh tiap tahun karena batunya sangat besar. Jika 'terbang' di atas batu-batu seperti itu, rasanya lebih menyakitkan ketimbang jatuh di aspal. Saya tergelincir saat jatuh di aspal, tetapi sekalinya masuk area gravel, rasanya seperti ledakan," ujarnya.
Giannantonio menyatakan bahwa aturan-aturan mengenai perlengkapan pembalap dan cat pada kerb sudah ditaati dan selalu jadi fokus seisi paddock MotoGP. Namun, ia menyayangkan gravel sirkuit jarang diperhatikan. Menurutnya, tak semua sirkuit mematuhi ukuran gravel yang semestinya berdiameter 6-15 mm.
"Harus ada aturan lebih ketat soal gravel. Memang sudah ada aturannya, tetapi tidak cukup, karena rasanya seperti membentur tembok. Kami sudah meminta mereka mengganti kerikilnya selama bertahun-tahun. Mereka sudah melakukannya di Tikungan 1, tetapi saya jatuh di Tikungan 5," ujar runner up Moto3 2018 ini.
Sudah Diprotes Selama 4 Tahun

Pada hari kedua tes, tandem 'Diggia', Alex Marquez juga terjatuh dan motor Ducatinya remuk usai masuk ke area gravel. Tahun lalu, Pecco Bagnaia juga terjatuh di area gravel dan sangat marah soal ukuran kerikil gravel Portimao. Saat kembali ke garasi, ia membawa beberapa batu untuk diberikan ke Safety Commision.
"Kami sudah melayangkan protes selama empat tahun, tapi tak ada yang terjadi. Bakal salah kalau kami tidak mengatakan apa-apa soal ini, tetapi bukan begitu cara kerjanya. Kami terus mengeluhkannya, tetapi mereka tidak mendengarkan kami. Apa lagi yang harus kami lakukan?" curhat rider Aprilia Racing, Aleix Espargaro.
Selain harus diisi kerikil berdiameter 6-15 mm, area gravel sirkuit MotoGP harus memiliki kedalaman setidaknya 25 cm. Aturan ini sudah tertera dalam regulasi FIM (Federasi Balap Motor Internasional) untuk sirkuit-sirkuit Grand Prix. Sayangnya, belum ada tanggapan dari pengelola Sirkuit Algarve mengenai kericuhan ini.
Profil Sirkuit Algarve, Portimao

Nama resmi: Autodromo Internacional do Algarve Portugal
Letak: Portimao, Portugal
Tuan rumah: WorldSBK dan MotoGP
Panjang sirkuit: 4,6 km
Lebar sirkuit: 18 meter
Panjang trek lurus: 970 meter
Jumlah tikungan: 15 (9 kanan, 6 kiri)
All time record MotoGP: 1'38.725 (Pecco Bagnaia - Ducati Lenovo Team - 2021)
Sumber: Speedweek
Baca juga:
- Bos Ducati: MotoGP 2023 Akan Jadi Musim Terbaik Alex Marquez!
- Jadwal Lengkap Formula 1 GP Arab Saudi di Sirkuit Jeddah, 17-20 Maret 2023
- Yamaha Hadirkan Aero Nyeleneh, Para Mekanik Minta Maaf ke Fabio Quartararo
- Performa Yamaha 'Tersesat' di Tes Portugal, Fabio Quartararo Cemaskan Sprint Race
- Lengan Mendadak Cedera Fibrosis, Aleix Espargaro Cemas Hadapi MotoGP Portugal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
-
Arsenal Kalahkan Inter Milan di San Siro, Mikel Merino: Mantap betul!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:16
-
Siapa Mampu Hentikan Arsenal di Liga Champions Musim Ini?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:10
-
Manchester City Kalah Lagi, Erling Haaland: Maaf, Ini karena Salah Saya!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:05
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






