Gigi Dall'Igna Prediksi Drama Panas Perebutan Gelar MotoGP 2026

Asad Arifin | 24 September 2026 15:42
Gigi Dall'Igna Prediksi Drama Panas Perebutan Gelar MotoGP 2026
Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, dan General Manager Ducati Corse, Gigi DallIgna (c) Ducati Corse

Bola.net - Perebutan gelar juara MotoGP 2026 memasuki fase krusial dengan Jorge Martin memimpin klasemen. Martin mengoleksi 306 poin, hanya unggul 12 angka atas Marc Marquez yang berada di posisi kedua.

Marco Bezzecchi juga belum tersingkir dari persaingan dengan 264 poin di peringkat ketiga. Situasi tersebut membuat persaingan menuju akhir musim masih terbuka.

Advertisement

Ducati turut merasakan ketatnya persaingan setelah kesulitan di Red Bull Ring. Padahal, pabrikan Italia itu sebelumnya memenangkan 10 dari 12 balapan terakhir di sirkuit tersebut.

Bos Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, melihat kondisi itu sebagai bukti bahwa MotoGP 2026 sulit diprediksi. Ia pun memperkirakan perebutan gelar akan berlangsung menegangkan hingga seri terakhir.

1 dari 2 halaman

Ducati Tersandung di Red Bull Ring

Ducati Tersandung di Red Bull Ring

Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia (c) Ducati Corse

Red Bull Ring selama ini menjadi salah satu sirkuit paling bersahabat bagi Ducati. Namun, motor Desmosedici kesulitan mendapatkan grip ban belakang dengan konstruksi lebih kaku pada balapan tahun ini.

Marc Marquez sebenarnya datang dengan modal kuat setelah meraih kemenangan ganda di Red Bull Ring pada musim lalu. Ia juga tiba di Austria sebagai pemimpin klasemen untuk pertama kalinya musim ini setelah memangkas ketertinggalan hingga 102 poin.

"Kejuaraan ini terbukti sangat sulit diprediksi: sebuah musim yang mendebarkan di mana praktis apa pun, atau bahkan hampir tidak ada apa pun, yang bisa dianggap sebagai kepastian," tulis Dall'Igna dalam ulasan balapannya di LinkedIn.

Kesulitan Ducati di lintasan yang secara historis menguntungkan menjadi gambaran betapa cepat situasi dapat berubah di MotoGP 2026. Setiap seri kini berpotensi mengubah peta persaingan di papan atas.

2 dari 2 halaman

Martin, Marquez, dan Bezzecchi Masih Berpeluang

Martin, Marquez, dan Bezzecchi Masih Berpeluang

Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin (c) Aprilia Racing

Jorge Martin berada di posisi teratas dengan 306 poin, disusul Marc Marquez dengan 294 poin. Sementara itu, Bezzecchi mengoleksi 264 poin dan masih memiliki peluang mengejar dua pembalap di atasnya.

"Setiap GP berlangsung sebagai babak tersendiri, sering kali mematahkan narasi balapan sebelumnya, serta menyuguhkan kisah luar biasa yang kemungkinan besar akan berakhir dengan ketegangan tinggi hingga saat-saat terakhir," imbuh Dall'Igna.

"Di lintasan tempat semua orang mengira kami akan menjadi tokoh utama yang dominan secara historis, kami jelas mengalami kesulitan, dan hal itu terlihat jelas oleh semua orang," kata Dall'Igna.

Dengan selisih 42 poin antara Martin dan Bezzecchi, persaingan gelar MotoGP 2026 masih terbuka. Performa setiap pembalap dan kemampuan tim beradaptasi terhadap karakter sirkuit akan menjadi faktor penting dalam menentukan arah perebutan gelar pada seri-seri berikutnya.

LATEST UPDATE