'Harusnya Honda Larang Jorge Lorenzo Kembali ke Yamaha'
Anindhya Danartikanya | 30 April 2020 11:02
Bola.net - Eks Team Principal Repsol Honda, Livio Suppo, mengaku heran Honda Racing Corporation (HRC) tak memberikan klausul pada kontrak Jorge Lorenzo yang bisa menghalanginya pindah ke pabrikan lain setelah pensiun dari MotoGP. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dengan GPOne.
Akhir musim lalu, Lorenzo memutuskan pensiun usai dirundung cedera punggung dan mengakhiri kontraknya dengan Honda setahun lebih awal. Meski begitu, ia malah menerima tawaran sebagai test rider Yamaha pada Januari lalu, hanya 2,5 bulan setelah pengumumannya gantung helm.
Sikap HRC yang tenang-tenang saja menyikapi tindakan Lorenzo ini pun membuat banyak pihak heran, karena Lorenzo bisa langsung membocorkan segala rahasia teknis Honda, dan ia juga dicurigai menjadikan pensiun sebagai alasan untuk kembali balapan secara penuh bersama Yamaha.
Aneh Lihat Honda Santai Lorenzo Kembali ke Yamaha

Suppo, yang bekerja di Repsol Honda pada 2010-2017, juga mengaku heran atas keputusan HRC yang rela-rela saja Lorenzo kembali ke Yamaha. Ia pun mempertanyakan ketegasan sang manajer tim, Alberto Puig. "Situasinya rumit, tapi saya jelas akan memberikan klausul," ujar Suppo.
"Entah apa kontrak antara Honda dan Jorge diakhiri tanpa bayar kompensasi untuk 2020. Entah apa mereka hanya membayar sebagian atau justru tidak sama sekali dari rencana awal. Tapi aneh melihat tim membiarkan rider, yang telah memutuskan pensiun, melakukannya. Saya rasa harusnya ini dihindari," ungkapnya.
Uniknya, ini bukan pertama kalinya HRC membiarkan pebalapnya yang telah pensiun langsung pindah ke pabrikan lain sebagai test rider. Sebelum Lorenzo, Dani Pedrosa telah melakukannya lebih dulu pada akhir 2018, yakni ketika ia menerima tawaran sebagai test rider KTM.
Hubungan Buruk Dani Pedrosa dan Alberto Puig

Suppo menyebut hengkangnya Pedrosa bisa dipicu hubungan buruknya dengan Puig, yang menjadi manajer pribadinya sejak remaja dan kemudian berhenti bekerja sama pada akhir 2013. Puig sendiri menjabat sebagai Manajer Tim Repsol Honda sejak awal 2018, menggantikan posisi Suppo.
"Seseorang datang ke Honda, orang yang hubungannya tak terlalu baik dengan Dani, atau mungkin orang yang bahkan tak memberinya tawaran jadi test rider. Alberto lah yang 'menciptakan' Dani, dan benar-benar membentuknya menjadi rider yang kita kenal," ungkapnya.
"Tapi Dani tiba-tiba tak mau lagi bekerja dengannya. Alberto orang yang tegas tapi agak agresif, jadi mungkin ia membuat Dani agak kesal. Dani tampil sangat buruk pada tahun terakhirnya, dibanding saat saya masih ada di garasi. Lingkungan tim jelas tak lagi baik dan si pebalap keberatan soal hal ini," pungkas Suppo.
Video: Pembangunan Sirkuit MotoGP Indonesia 2021 di Mandalika
Baca Juga:
Valentino Rossi dan VR46 Academy Kembali Latihan Motor pada 4 Mei
MotoGP Tekan Jumlah Kru dalam Balapan Selama Pandemi Virus Corona
Petronas Minta Valentino Rossi Tegas Segera Mulai Komunikasi
Mandalika: Kisah Kembalinya Indonesia ke Kalender Balap MotoGP
Jadwal Terbaru MotoGP 2020 Usai Seri Jerman, Belanda, dan Finlandia Dibatalkan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




