Hasil Buruk di Qatar Bikin KTM Ogah Tambah Tim Satelit di MotoGP 2022
Anindhya Danartikanya | 14 April 2021 14:03
Bola.net - Mengingat keempat ridernya kompak gagal meraih hasil memuaskan di Seri Qatar dan Doha, Direktur KTM Motorsport, Pit Beirer, merasa pihaknya tak perlu memikirkan kans menambah tim satelit di MotoGP 2022. Kepada Speedweek, Selasa (13/4/2021), ia menyatakan lebih baik KTM fokus memperbaiki performa RC16.
KTM sejatinya memasuki musim 2021 sebagai salah satu pabrikan yang ditakuti. Pasalnya, musim lalu mereka sukses meraih delapan podium dan tiga kemenangan, hingga hak konsesinya dicabut tahun ini. Namun, baik Red Bull KTM Factory Racing maupun Tech 3 KTM Factory Racing malah loyo dalam dua balapan pertama.
Hasil yang 'lumayan' pun hanya diraih Brad Binder, yang finis kedelapan di Seri Doha usai mati-matian berusaha tidak jatuh usai KTM 'berjudi' memakai ban depan medium yang sejatinya tak ideal untuk Sirkuit Losail. Melihat hasil yang porak poranda ini, Beirer pun tegas mengenyahkan kans pihaknya menurunkan satu tim lagi pada 2022.
Pilih Fokus Stabilkan Situasi di KTM

Seperti diketahui, sejak awal tahun, KTM kerap digosipkan ingin menambah tim satelit, usai Sky Racing VR46 mencari pabrikan untuk diajak bekerja sama di MotoGP 2022. Beirer sempat mengaku akan membuka pintu negosiasi dengan VR46, namun menyebut itu bukan rencana nyata. Kini, ia justru tegas mengenyahkan pertimbangan itu.
"Jumlah tim tak pernah jadi masalah besar bagi kami dan takkan jadi masalah lagi. Dua balapan di Qatar sekali lagi menunjukkan batasan kami. Inilah alasan target terbesar kami selanjutnya adalah menstabilkan kedua tim dan keempat pembalap kami. Kami tak perlu bicara lagi soal kans tim ketiga," ungkap eks pembalap motocross ini.
Beirer menyatakan bahwa tim satelit tambahan bukan prioritas, toh pihaknya sudah merasa puas atas kerja sama dengan Tech 3 Racing. Kini, KTM pun bertekad bekerja lebih keras dengan tim asal Prancis tersebut untuk membuat RC16 kompetitif di sirkuit dengan berbagai karakter dan kondisi cuaca apa pun.
Tak Masuk Akal Bikin Tim Satelit Baru
"Lewat Tech 3, kami punya partner pilihan untuk dijadikan tim satelit. Kami bekerja keras mendapatkan pondasi yang lebih baik. Suatu saat nanti, tak boleh lagi ada trek yang buruk untuk KTM. Kami tak bisa apa-apa di Qatar, karena itulah kami fokus pada tugas yang belum kami selesaikan. Jadi, tak masuk akal membuat tugas baru," ujar Beirer.
Pria Jerman ini juga menyatakan KTM dan bos Tech 3 Racing, Herve Poncharal, akan segera menandatangani perpanjangan kontrak. "Kami sudah melalui jalan panjang dalam bicara dengan Herve. Perpanjangan kontrak 100% akan terjadi. Namun, pada musim dingin ada karantina wilayah besar-besaran di Prancis dan Austria. Jadi, bepergian tidaklah mudah," tuturnya.
"Ini masalah manusiawi. Itulah mengapa kami ingin santai saja di antara kedua balapan di Qatar sambil mengerjakan kontrak. Sayangnya, di Qatar, Herve dan timnya berada di 'bubble' hotel berbeda. Jadi, kami dilarang bertemu. Tapi kami tak panik karena komitmen kami sama. Tanda tangan kontrak akan dilakukan segera," pungkas Beirer.
Sumber: Speedweek
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
- Aprilia Jauh Beda dari Ducati, Andrea Dovizioso Santai Saja Jajal RS-GP
- Pramac Racing: Kalau Marc Marquez Mau Gabung, Kami Sediakan Tempat
- Jorge Martin Prediksi Valentino Rossi Takkan Rebut Kemenangan di MotoGP 2021
- Johann Zarco: Marc Marquez Jadikan Portimao 'Uji Coba', Bakal Gaspol di Jerez
- Pol Espargaro: Marc Marquez Bakal Bantu Naikkan Level Performa Saya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Balapan Pakai 2 Desain Berbeda, Ini 6 Potret Livery Trackhouse Racing di MotoGP 2026
Otomotif 22 Januari 2026, 12:43
-
Barcelona Menang, tapi Cedera Pedri Bukan Kabar Bagus
Liga Champions 22 Januari 2026, 11:28
-
Liverpool Pesta Gol di Markas Marseille, Tandang Kian Tak Terkalahkan
Liga Inggris 22 Januari 2026, 11:14
-
Rahasia Dominik Szoboszlai Bisa Cetak Gol Cantik ke Gawang Marseille
Liga Champions 22 Januari 2026, 11:12
-
Jadi Tuan Rumah Seri 3 Proliga 2026, Bandung BJB Tandamata Harapkan Dukungan Penuh Penonton
Voli 22 Januari 2026, 11:10
-
Kesabaran Chelsea dan Pujian Liam Rosenior
Liga Champions 22 Januari 2026, 11:06
-
Liverpool Bekuk Marseille 3-0, Arne Slot: Tidak Semudah yang Terlihat!
Liga Champions 22 Januari 2026, 10:58
-
Cole Palmer Menghilang di Laga Chelsea vs Pafos, Cedera Lagi?
Liga Champions 22 Januari 2026, 10:45
-
Liam Rosenior: Crystal Palace Dulu, Baru Napoli!
Liga Champions 22 Januari 2026, 10:33
-
Bawa Juventus Kalahkan Benfica, Khephren Thuram: Semoga Kami Bisa Juara!
Liga Champions 22 Januari 2026, 10:25
-
Juventus Bekuk Benfica, Luciano Spalletti: Kami Memang Layak Menang!
Liga Champions 22 Januari 2026, 10:17
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Masters 2026, 20-25 Januari 2026
Bulu Tangkis 22 Januari 2026, 10:03
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





