Honda: Ketertinggalan dari Yamaha 'Cuma' Karena ECU
Editor Bolanet | 10 Februari 2016 15:30
Mulai musim ini, seluruh peserta akan berada di bawah aturan penyeragaman software ECU, yang dirancang bersama-sama oleh Yamaha, Honda dan Ducati. Dari seluruh pabrikan, hanya para pebalap Honda yang kesulitan beradaptasi dengan ECU ini. Marc Marquez dan Dani Pedrosa lah yang paling vokal dalam meneriakkan keluhan ini.
Transisi ini lebih sulit dari dugaan kami. Tapi lebih banyak hal positif ketimbang negatif usai uji coba di Sepang. Marc dan Dani memilih mesin yang sudah mengalami evolusi. Kami juga meminta Cal Crutchlow dan Tito Rabat menjajalnya. Cal meraih catatan waktu terbaiknya dengan mesin itu. Sayangnya Tito terjatuh, ujar Suppo kepada GPOne.
Suppo yang merupakan mantan manajer tim pabrikan Ducati pun yakin Honda akan segera mengejar ketertinggalan dari Yamaha dan Ducati. Menurutnya, ECU adalah satu-satunya masalah yang Honda hadapi, alih-alih ban baru Michelin.
Michelin telah bekerja keras dan menghadirkan ban terbaik. Soal ini kami bisa berpuas diri. Tapi ketertinggalan kami dari Yamaha hanyalah karena elektronik. Tak diragukan lagi software baru ini punya potensi besar, namun kami masih bekerja keras untuk beradaptasi, tutup Suppo. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Usai Mansfield Town, Arsenal Alihkan Fokus ke Bayer Leverkusen
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:37
-
Mikel Arteta akui Mansfield Buat Arsenal Menderita
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:27
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Hasil Borneo FC vs Persebaya: Pesut Etam Hajar Bajul Ijo 5-1
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 22:35















