Iannone Sebut Ban Depan Biang Keladi Kegagalan di Ceko
Editor Bolanet | 23 Agustus 2016 10:45
Setelah memenangi MotoGP Austria, Iannone tampil kuat selama sesi latihan dan menjadi favorit pemenang di Brno. Ia memimpin jalannya balap dalam periode yang cukup lama, namun ketika balapan menyisakan tujuh lap, ban depan lunaknya mulai hancur dan harus rela tersalip para lawan.
Saya kecewa atas jalannya balap, karena saya yakin kami punya potensi tinggi. Saya tak terlalu ngotot di awal balap karena ingin mengamankan ban, bahkan saya masih memimpin saat tersisa tujuh lap. Sayangnya setelah itu sulit mengontrol situasi karena ban depan hancur, ujarnya kepada Crash.net.
Ban lunak bukan pilihan buruk, sayangnya lintasan tak cukup basah. Dovizioso, Redding dan Lorenzo punya masalah yang sama, dan terjadi lebih dulu ketimbang saya, mungkin karena mereka sudah ngotot sejak awal. Sementara saya bisa 'menghemat' dan punya jarak yang cukup besar, lanjutnya.
Seperti kebanyakan pebalap yang memilih ban lunak, Iannone sempat yakin akan terjadi flag-to-flag di pertengahan balap. Nyatanya lintasan Brno tak cepat mengering, dan hanya beberapa rider yang mengganti motor. Meski begitu, The Maniac yakin ada pelajaran yang bisa ia petik dari balapan ini.
Saya memilih ban lunak karena saya yakin bakal ganti motor di paruh kedua balapan, nyatanya lintasan tak cepat kering. Ban belakang lunak juga tak masalah, hanya saja ban depannya hancur. Kami belajar banyak dan lain kali kami akan lebih baik. Saya puas lebih nyaman di kondisi basah, dan lebih baik ketimbang di Sachsenring, tutupnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








