Jadi Legenda MotoGP, Valentino Rossi Akui Punya 3 Idola yang Menginspirasi
Anindhya Danartikanya | 14 Desember 2021 16:05
Bola.net - Tak pelak lagi bahwa Valentino Rossi punya jutaan penggemar di seluruh dunia. Meski sudah pensiun dari MotoGP, kebanyakan Popolo Giallo berjanji tetap akan mendukungnya, tak peduli kegiatan apa yang akan ia lakukan usai gantung helm. Uniknya, jika biasanya ia diidolakan, Rossi ternyata juga punya idola sendiri lho.
Dalam wawancaranya dengan Speedweek pada Minggu (12/12/2021), sembilan kali juara dunia ini mengaku punya tiga idola dari berbagai cabang olahraga berbeda. Yang pertama tentunya balap motor, di mana ia mengaku mengidolakan juara dunia GP500 1993, Kevin Schwantz, yang kini justru jadi salah satu teman baiknya.
Idolanya yang lain adalah legenda basket sekaligus enam kali juara NBA, Michael Jordan, yang uniknya juga merupakan penggemar balap motor dan beberapa kali nonton MotoGP langsung di sirkuit. Selain itu, Rossi juga mengidolakan mendiang legenda sepak bola asal Argentina, Diego Maradona, yang uniknya juga fans berat Rossi.
Dalam wawancara ini, Rossi pun menceritakan alasan mengapa dirinya sangat mengidolakan Schwantz, Jordan, dan Maradona. Mau tau seperti apa kisah-kisah Rossi mengenai tiga idolanya ini? Simak yang berikut ini ya, Bolaneters!
Kevin Schwantz - MotoGP

"Kevin adalah rider yang sangat penting bagi saya, karena saya selalu menjadi penggemarnya sejak masih muda. Ia selalu jadi pembalap favorit saya, karena ia selalu menginspirasi saya berkat gaya balapnya, dan caranya duduk di atas motor.
"Selain itu, Kevin sangat berani dan merupakan pembalap yang sangat gila. Beberapa manuvernya tak terlupakan. Pertarungannya dengan Wayne Rainey, desain motornya, yakni Pepsi-Suzuki, namun juga Lucky Strike-Suzuki. Ia juga pakai helm yang digambar oleh Aldo (Drudi, desainer helm Rossi). Saya sudah mengenalnya dengan baik sejak saya masih muda."
Michael Jordan - Basket

"Saya juga mengenal Michael karena ia menjadi sangat terkenal berkat sepatu-sepatunya dan brand-nya (Air Jordan). Namun, saya juga sangat suka NBA dan selalu mengikuti pertandingannya.
"Saya rasa ia merupakan atlet yang membuat banyak perbedaan pada kariernya, sejak awal sampai akhir. Berkat pendekatannya ini, ia selalu ingin menang. Ia juga tentu saja bertalenta. Ia bukan pembalap motor, tapi ia merupakan inspirasi hebat bagi banyak orang."
Diego Maradona - Sepak Bola
"Saya suka sepak bola. Bagi saya, Maradona ada di level Michael Jordan. Ia punya sentuhan magis pada bola. Ia adalah 'il genio della palla' atau sang jenius sepak bola, dan 'il mago della pelota' atau sang penyihir bola. Saya masih muda ketika Diego main di Napoli pada 1984-1991. Ia merebut gelar juara, padahal tadinya tampak mustahil dengan Napoli. Ia berada di level berbeda. Ia juga menjuarai Piala Dunia dengan tim yang tak terlalu moncer.
"Saya pun dapat kesempatan mengenalnya lebih baik, karena ia mengunjungi Misano (2008). Ia datang kepada saya dan memberi ciuman pada tangan saya, yang rasanya aneh! Setelahnya, kami pergi bersama ke rumah Salvatore Bagni, pemain sepak bola Italia. Uccio dan saya dapat kesempatan menghabiskan Selasa malam dengan Diego. Ia menceritakan kisah-kisah legendaris kepada kami. Momen yang tak terlupakan."
Sumber: Speedweek
Baca Juga:
- Jack Miller: Debut Jorge Martin Lebih Profesional Ketimbang Saya Dulu
- Razlan Razali Minta Maaf atas Carut Marut Pemberitaan Perpisahan dengan Petronas
- 'Kalahkan Lewis Hamilton, Gelar F1 Max Verstappen Makin Bernilai Tinggi'
- Max Verstappen Juara, Sang Bos: Red Bull Gratis Seumur Hidup untuk Nicholas Latifi
- Max Verstappen Bakal Pakai Nomor Balap 1 di Formula 1 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Mantan Pemain Real Madrid Sebut Vinicius Bisa Bangkit dengan Cara Ini
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:01
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
-
Inter Milan Tunda Perekrutan Pemain Besar Hingga Musim Panas
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:49
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






