Jajal Motor Rossi, Redding Seperti Naik Roket
Editor Bolanet | 8 Agustus 2012 10:00
- Mata pebalap tim Marc VDS Racing Moto2, Scott Redding terbuka lebar-lebar setelah mengendarai motor Ducati milik Valentino Rossi di Sirkuit Mugello, Italia pekan lalu.
Awalnya, Redding meragukan kecepatan motor 1000cc tersebut. Namun ketika melewati lintasan lurus, ia baru menyadari betapa besar tenaga yang dihasilkan motor bernama Desmosedici GP12 itu.
Saya kira motor ini tidak terlalu cepat karena adanya sistem kontrol traksi, ujar pebalap berusia 19 tahun itu. Ketika di lintasan lurus, saya melaju dari gigi lima ke enam. Gasnya terbuka sangat lebar. Saat itulah saya menyadari betapa cepatnya motor ini. Saya seperti menaiki roket!
Ketika sampai di Mugello, Ducati menawari Redding empat motor dan menyuruhnya memilih satu. Awalnya mereka tidak memberitahu bahwa ada dua motor uji coba dan dua motor yang telah dimodifikasi, ujarnya. Saya memang memilih satu. Tapi mereka menerapkan setup yang sama pada semua motor. Dalam dua hari uji coba, akhirnya saya menjajal dua motor berbeda.
Menurut pebalap asal Inggris tersebut, Mugello merupakan sirkuit yang rumit dengan banyak perubahan arah lintasan. Meski merasa sulit menjalani tes dengan motor yang lebih berat daripada Moto2, ia mengaku bersenang-senang dengan Ducati.
Sangat menyenangkan bisa membandingkan data saya dengan miliki Valentino. Dari tikungan kedelapan hingga penghujung lap, kami memiliki banyak kesamaan data. Namun ia lebih cepat ketika melaju di paruh pertama lap, tutupnya.
Belakangan ini Redding santer diisukan akan naik kelas ke MotoGP musim depan bersama tim Marc VDS Racing di bawah naungan Ducati. (bsn/kny)
Awalnya, Redding meragukan kecepatan motor 1000cc tersebut. Namun ketika melewati lintasan lurus, ia baru menyadari betapa besar tenaga yang dihasilkan motor bernama Desmosedici GP12 itu.
Saya kira motor ini tidak terlalu cepat karena adanya sistem kontrol traksi, ujar pebalap berusia 19 tahun itu. Ketika di lintasan lurus, saya melaju dari gigi lima ke enam. Gasnya terbuka sangat lebar. Saat itulah saya menyadari betapa cepatnya motor ini. Saya seperti menaiki roket!
Ketika sampai di Mugello, Ducati menawari Redding empat motor dan menyuruhnya memilih satu. Awalnya mereka tidak memberitahu bahwa ada dua motor uji coba dan dua motor yang telah dimodifikasi, ujarnya. Saya memang memilih satu. Tapi mereka menerapkan setup yang sama pada semua motor. Dalam dua hari uji coba, akhirnya saya menjajal dua motor berbeda.
Menurut pebalap asal Inggris tersebut, Mugello merupakan sirkuit yang rumit dengan banyak perubahan arah lintasan. Meski merasa sulit menjalani tes dengan motor yang lebih berat daripada Moto2, ia mengaku bersenang-senang dengan Ducati.
Sangat menyenangkan bisa membandingkan data saya dengan miliki Valentino. Dari tikungan kedelapan hingga penghujung lap, kami memiliki banyak kesamaan data. Namun ia lebih cepat ketika melaju di paruh pertama lap, tutupnya.
Belakangan ini Redding santer diisukan akan naik kelas ke MotoGP musim depan bersama tim Marc VDS Racing di bawah naungan Ducati. (bsn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Hungaria 2026 di Vidio, 5-7 Juni 2026
Otomotif 5 Juni 2026, 09:38
-
Klasemen Sementara Moto2 2026 Usai Grand Prix Italia di Mugello
Otomotif 31 Mei 2026, 18:03
-
Hasil Balapan Moto2 Italia 2026: Manuel Gonzalez Menang Dominan
Otomotif 31 Mei 2026, 17:56
LATEST UPDATE
-
Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
Tim Nasional 10 Juni 2026, 01:10
-
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026
Tim Nasional 9 Juni 2026, 23:21
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19














