Jelang Lengser, Kinerja PP IMI Memburuk
Editor Bolanet | 17 November 2011 07:21
- Periode kepengurusan PP IMI era Juliari Batubara akan segera berakhir. Namun, kinerja para pengurus justru memburuk menjelang kepengurusan mereka berakhir. Salah satu contohnya, adalah gelaran Grand Final Motoprix pada akhir pekan lalu di Sirkuit Karting Internasional, Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Promotor lomba, Trendy Promo Mandira (TPM), terpaksa harus mengubah nama lomba menjadi Road Race Champ Of The Champ. Padahal, satu Grand Final Motoprix sangat ditunggu-tunggu oleh para pembalap, utamanya dari luar pulau Jawa. PP IMI beralasan, masih belum selesainya lomba di wilayah atau region dua pulau Jawa. Padahal, putaran terakhir Kejurnas Motoprix Dua pada 26-27 November tersebut tidak pernah dibahas pada Rakernas awal tahun ini.
Jadwal tersebut masuk tiba-tiba saja sehingga membuat tim-tim Motoprix terkejut. Sayangnya, pemberitahuan tidak keluarnya izin baru didapatkan satu minggu sebelum grand final digelar. Tentunya, hal tersebut membuat TPM kalang kabut dan segera mengubah nama dan status lomba.
Seharusnya, kalau memang tidak diizinkan, sudah diberitahukan sejak jauh hari. Jangan mendadak seperti itu. Sangat disayangkan koordinasi pengurus PP IMI dengan daerah memburuk jelang berakhirnya tugas mereka, kata Barnas Bursjah, Sekretaris Umum Pengprov IMI Sumatera Selatan, kepada .
Promotor harus dihargai. Pasalnya, tanpa mereka kalender PP IMI bisa tidak jalan, tukasnya.
Sementara itu, Pengprov IMI Jabar yang terkait langsung dengan polemik gagalnya grand final Motoprix membenarkan jika terjadi kurangnya koordinasi.
Surat menyurat sudah dilakukan sejak April. Sedangkan pengajuan rekomendasi ke PP IMI, juga sudah dilakukan pada bulan Agustus. Tapi, tidak ada jawaban. Kemudian, seminggu sebelum lomba, saya mendapatkan kabar jika lomba diinstruksikan diundur, kata Ketua Pengprov IMI Jabar, Oke Junjunan.(esa)
Agenda Kejurnas Tersisa:
-19-22 November: Kejurnas Off-Road Serang
Promotor lomba, Trendy Promo Mandira (TPM), terpaksa harus mengubah nama lomba menjadi Road Race Champ Of The Champ. Padahal, satu Grand Final Motoprix sangat ditunggu-tunggu oleh para pembalap, utamanya dari luar pulau Jawa. PP IMI beralasan, masih belum selesainya lomba di wilayah atau region dua pulau Jawa. Padahal, putaran terakhir Kejurnas Motoprix Dua pada 26-27 November tersebut tidak pernah dibahas pada Rakernas awal tahun ini.
Jadwal tersebut masuk tiba-tiba saja sehingga membuat tim-tim Motoprix terkejut. Sayangnya, pemberitahuan tidak keluarnya izin baru didapatkan satu minggu sebelum grand final digelar. Tentunya, hal tersebut membuat TPM kalang kabut dan segera mengubah nama dan status lomba.
Seharusnya, kalau memang tidak diizinkan, sudah diberitahukan sejak jauh hari. Jangan mendadak seperti itu. Sangat disayangkan koordinasi pengurus PP IMI dengan daerah memburuk jelang berakhirnya tugas mereka, kata Barnas Bursjah, Sekretaris Umum Pengprov IMI Sumatera Selatan, kepada .
Promotor harus dihargai. Pasalnya, tanpa mereka kalender PP IMI bisa tidak jalan, tukasnya.
Sementara itu, Pengprov IMI Jabar yang terkait langsung dengan polemik gagalnya grand final Motoprix membenarkan jika terjadi kurangnya koordinasi.
Surat menyurat sudah dilakukan sejak April. Sedangkan pengajuan rekomendasi ke PP IMI, juga sudah dilakukan pada bulan Agustus. Tapi, tidak ada jawaban. Kemudian, seminggu sebelum lomba, saya mendapatkan kabar jika lomba diinstruksikan diundur, kata Ketua Pengprov IMI Jabar, Oke Junjunan.(esa)
Agenda Kejurnas Tersisa:
-19-22 November: Kejurnas Off-Road Serang
-26-27 November: Kejurnas Motoprix Kemayoran
-26-27 November: Kejurnas Speed Off-Road Subang
-26-27 November: Kejurnas Balap Turing Putaran Enam
-2 Desember: Kejurnas Slalom Surabaya
-4 Desember: Kejurnas Motokros Solo
-11 Desember: Kejurnas Motokros Garut (esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Italia Sudah Memberikan Segalanya
Piala Eropa 26 September 2026, 08:54
-
Italia Sebenarnya Punya Peluang, tapi Kecolongan Serangan Balik Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:47
-
Kemenangan Belgia atas Italia Terasa Istimewa
Piala Eropa 26 September 2026, 07:43
-
Mengungkap Masalah Italia Saat Kalah dari Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:33
-
Tumbangkan Italia, Mika Godts Menikmati Permainan Menyerang Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:23
-
Kylian Mbappe Cedera, Zidane: Bisa Serius dan Absen di Laga Berikutnya
Piala Eropa 26 September 2026, 06:50
-
Turki vs Prancis: Jangan Hanya Melihat Skor Akhir
Piala Eropa 26 September 2026, 06:42
-
Instruksi Zinedine Zidane kepada Para Pemainnya saat Prancis Hadapi Turki
Piala Eropa 26 September 2026, 06:30
-
Membandingkan Debut Zidane, Mancini, Van Bommel, Xavi, Klopp, dan Jorge Jesus
Piala Eropa 26 September 2026, 06:20
-
Hasil Italia vs Belgia: Periode Kedua Mancini Diawali dengan Kekalahan
Piala Eropa 26 September 2026, 05:34
-
Hasil Turki vs Prancis: Cedera Mbappe Warnai Debut Kemenangan Zidane
Piala Eropa 26 September 2026, 05:28
-
Menang Tapi Belum Tajam: Analisis Statistik Timnas Indonesia Saat Gulung Singapura 2-0
Tim Nasional 25 September 2026, 22:31
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



