Jelang Reli Acropolis, Rifat Sungkar Ganti Navigator
Editor Bolanet | 15 Mei 2012 18:00
- Pereli nasional Rifat Sungkar yang mengusung bendera tim Fastron World Rally mengganti navigator untuk menjalani Kejuaraan Reli Dunia (WRC) 2012 di Yunani atau lebih dikenal Reli Acropolis, 24-27 Mei mendatang.
Rifat mengatakan, pada reli sebelumnya yaitu Reli Portugal, dirinya masih menggunakan jasa Scott Beckwith, sedangkan di Reli Acropolis menggunakan jasa Steve Lancaster.
Scott berhalangan sehingga tidak bisa turun. Maka kami mencari navigator baru. Untuk menentukan ini kami juga melakukan pembicaraan dengan Scott dan manajemen, katanya.
Menurut Rifat, menunjuk Lancaster bukan tanpa alasan. Pria asal Inggris itu dinilai telah memiliki pengalaman yang cukup terutama di Reli Acropolis. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, Steve telah mengikuti empat kali reli di Yunani ini.
Dengan pengalaman yang dimiliki navigatornya, Rifat mengaku cukup tenang. Meski demikian pihaknya terlebih dulu harus mengenal lebih jauh partner yang akan menemani selama mengikuti Reli Acropolis yang menempuh jarak 1.661,39 km itu.
Reli Acropolis paling berat di antara reli WRC lain. Maka kami butuh persiapan khusus agar mampu memberikan hasil terbaik, kata anak pasangan dan Ria Sungkar tersebut.
Rifat mengaku, turun di kejuaraan dunia itu membutuhkan tahapan yang panjang karena harus menyesuaikan diri dengan navigator, setup mesin, cuaca hingga kondisi mesin kendaraan.
Reli Acropolis, selain harus melewati gravel yang penuh penuh rintangan juga dihadapkan dengan cuaca yang panas. Karena itu Rifat akan menggunakan pakaian khusus yang diharapkan bisa menekan dehidrasi.
Sementara tim Manajer Fastron World Rally, Indra Prasetyo mengaku, juga mempersiapkan tim dengan baik, sesuai dengan rencana Rifat yang akan bertolak ke Athena, Yunani pada hari Jumat (18/5).
Kami juga telah melakukan komunikasi dengan KBRI Yunani. Rencananya Rifat dan tim akan diterima oleh pihak KBRI, katanya.
Rifat Sungkar sebelum turun di WRC juga telah mengikuti beberapa kejuaraan dari taraf nasional maupun internasional. Selain mampu merebut delapan kali juara nasional reli, suami Sissy Pricilia itu juga merebut posisi tiga Kejuaraan Reli Asia Pasifik (APRC). (ant/kny)
Rifat mengatakan, pada reli sebelumnya yaitu Reli Portugal, dirinya masih menggunakan jasa Scott Beckwith, sedangkan di Reli Acropolis menggunakan jasa Steve Lancaster.
Scott berhalangan sehingga tidak bisa turun. Maka kami mencari navigator baru. Untuk menentukan ini kami juga melakukan pembicaraan dengan Scott dan manajemen, katanya.
Menurut Rifat, menunjuk Lancaster bukan tanpa alasan. Pria asal Inggris itu dinilai telah memiliki pengalaman yang cukup terutama di Reli Acropolis. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, Steve telah mengikuti empat kali reli di Yunani ini.
Dengan pengalaman yang dimiliki navigatornya, Rifat mengaku cukup tenang. Meski demikian pihaknya terlebih dulu harus mengenal lebih jauh partner yang akan menemani selama mengikuti Reli Acropolis yang menempuh jarak 1.661,39 km itu.
Reli Acropolis paling berat di antara reli WRC lain. Maka kami butuh persiapan khusus agar mampu memberikan hasil terbaik, kata anak pasangan dan Ria Sungkar tersebut.
Rifat mengaku, turun di kejuaraan dunia itu membutuhkan tahapan yang panjang karena harus menyesuaikan diri dengan navigator, setup mesin, cuaca hingga kondisi mesin kendaraan.
Reli Acropolis, selain harus melewati gravel yang penuh penuh rintangan juga dihadapkan dengan cuaca yang panas. Karena itu Rifat akan menggunakan pakaian khusus yang diharapkan bisa menekan dehidrasi.
Sementara tim Manajer Fastron World Rally, Indra Prasetyo mengaku, juga mempersiapkan tim dengan baik, sesuai dengan rencana Rifat yang akan bertolak ke Athena, Yunani pada hari Jumat (18/5).
Kami juga telah melakukan komunikasi dengan KBRI Yunani. Rencananya Rifat dan tim akan diterima oleh pihak KBRI, katanya.
Rifat Sungkar sebelum turun di WRC juga telah mengikuti beberapa kejuaraan dari taraf nasional maupun internasional. Selain mampu merebut delapan kali juara nasional reli, suami Sissy Pricilia itu juga merebut posisi tiga Kejuaraan Reli Asia Pasifik (APRC). (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rifat Sungkar Soal Kotornya Trek Mandalika: Biasa Saja Kok, Namanya Juga Sirkuit Baru
Otomotif 14 Februari 2022, 13:45
-
Reli Dakar 2021: Pierre Cherpin Meninggal Dunia Usai Koma 5 Hari
Otomotif 15 Januari 2021, 15:44
-
Reli Sardinia dan KTM, Pintu Masuk Danilo Petrucci Menuju Reli Dakar
Otomotif 10 Desember 2020, 11:23
-
Rehat Sejenak dari MotoGP, Franco Morbidelli Hadapi Para Pereli Terbaik di WRC Monza
Otomotif 4 Desember 2020, 10:15
-
Ikut WRC Monza, Franco Morbidelli Takut Lihat Insiden Romain Grosjean
Otomotif 1 Desember 2020, 11:27
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Inggris vs Kroasia di Piala Dunia 2026, 17 Juni 2026
Piala Dunia 18 Juni 2026, 02:00
-
Alasan Banyak Pemain Memakai Sepatu Pink di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 23:57
-
Bruno Fernandes dan Alasan Namanya Diucapkan Berbeda di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 23:49
-
Piala Dunia 2026: Suporter Skotlandia Jadi yang Paling Menonjol
Piala Dunia 17 Juni 2026, 23:03
-
Tempat Menonton Portugal vs Kongo di Piala Dunia 2026, 18 Juni 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 23:00
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Ghana vs Panama, 18 Juni 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 22:41
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Inggris vs Kroasia, 17 Juni 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 22:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Portugal vs Kongo 18 Juni 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 22:18
-
Selain Mateus Fernandes, MU Juga Kejar Gelandang Premier League Ini?
Liga Inggris 17 Juni 2026, 20:53
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat Pada Pemain Everton Ini
Liga Inggris 17 Juni 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28






