Jorge Martin Bakal Cari Tim Lain Jika Tak Dapat Kursi di Ducati Lenovo Team pada 2025
Anindhya Danartikanya | 5 Januari 2024 11:37
Bola.net - Pembalap Prima Pramac Racing, Jorge Martin, kembali menegaskan bahwa ia akan pindah pabrikan di MotoGP 2025 jika tak mendapatkan promosi ke Ducati Lenovo Team. Menurutnya, usai menjadi runner up pada 2023, ia sudah selayaknya mendapatkan kans membela tim pabrikan.
Pada 2024, Martin akan menjalani musimnya yang keempat di MotoGP, dan ia sudah terbukti sebagai salah satu rider paling bertalenta. Musim lalu, ia pun memberikan perlawanan sengit kepada Pecco Bagnaia sampai seri penutup untuk memperebutkan gelar dunia.
Ducati tadinya berniat memindahkan Martin ke Ducati Lenovo Team untuk menggantikan Enea Bastianini pada 2024 jika ia berhasil jadi juara pada 2023. Namun, karena ia gagal menjalankan misi itu, maka Ducati membatalkan niatannya dan memilih mempertahankan Bastianini.
Tidak Mudah Jadi Runner up

Meski gagal juara, Martin mengaku tetap bangga atas kerja kerasnya bersama Pramac. "Saya senang bertahan di Pramac. Ini adalah tempat terbaik untuk memperebutkan gelar dunia. Saya sangat puas, sangat senang," ujarnya kepada Europa Press seperti yang dikutip Crash.net, Selasa (2/1/2024).
"Itu [2023] tahun yang harus diingat. Jelas hasilnya bukan yang saya mau, karena sangat dekat, tapi saya sangat bangga atas musim yang kami jalani. Saya memberi nilai tinggi pada diri sendiri, karena mengakhiri musim sebagai runner up di MotoGP pada masa-masa sekarang tidaklah mudah," lanjutnya.
Pabrikan Lain Alami Kemajuan Besar

Meski mendapatkan dukungan moral dan teknis yang mumpuni di Pramac, Martin mengaku membidik tempat di Ducati Lenovo Team pada 2025. Namun, tak bisa dimungkiri bahwa ia akan mendapatkan persaingan dari Marco Bezzecchi dan Marc Marquez, serta tentunya Bastianini, jika ia mampu bangkit dari keterpurukan.
"Saya lihat diri saya sebagai pembalap tim pabrikan pada 2025. Jika tidak di Ducati, saya akan cari opsi lain. Target utama saya adalah pergi ke Ducati [Lenovo], tetapi jika itu tak bisa dilakukan, saya harus cari pilihan lain. Ada banyak pabrikan yang mengalami kemajuan besar. Kita lihat nanti opsi mana yang terbaik," tutupnya.
Sumber: Europa Press, Crashnet
Baca juga:
- Gresini Merendah Soal Kans Marc Marquez Juara: Rider Ducati Lain Juga Tangguh
- Gresini Heran Bisa Naungi Marc Marquez: 8 Kali Juara Dunia Kok Mau Bela Tim Satelit Sih?
- Review Jujur Bos Gresini Soal Marc Marquez: 8 Kali Juara Dunia Tapi Humble Banget!
- Sudah Jadi Rider Ducati, Marc Marquez Masih Latihan Motocross Pakai Honda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
LATEST UPDATE
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59











