Jorge Martin Punya 2 Modal Besar untuk Juara MotoGP yang Belum Dimiliki Marco Bezzecchi

Asad Arifin | 25 September 2026 15:54
Jorge Martin Punya 2 Modal Besar untuk Juara MotoGP yang Belum Dimiliki Marco Bezzecchi
Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin (c) Aprilia Racing

Bola.net - Martin kehilangan gelar dari Francesco Bagnaia pada musim 2023. Setahun kemudian, ia bangkit dan mengalahkan pembalap Italia tersebut untuk merebut mahkota MotoGP bersama Pramac Ducati.

Pengalaman itu kini menjadi salah satu modal Martin dalam persaingan musim 2026. Ia memimpin klasemen dengan keunggulan 12 poin atas juara bertahan Marc Marquez, sedangkan Bezzecchi tertinggal 42 poin.

Advertisement

CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, menilai pengalaman tersebut memberi Martin dua keuntungan besar dibandingkan Bezzecchi. Menurutnya, pengalaman menjadi juara dan pernah kalah dalam perebutan titel merupakan pelajaran yang hanya bisa diperoleh melalui persaingan nyata.

1 dari 2 halaman

Jorge Martin Pernah Menang dan Kalah dalam Perebutan Gelar

Jorge Martin Pernah Menang dan Kalah dalam Perebutan Gelar

Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin (c) Aprilia Racing

Pengalaman Martin pada 2023 menjadi bagian penting dari proses menuju gelar juara dunia setahun kemudian. Ia mengetahui bagaimana rasanya kehilangan titel setelah bersaing ketat sepanjang musim, sekaligus memahami tuntutan untuk kembali tampil konsisten dalam perebutan gelar.

"Jorge memiliki dua keuntungan besar. Menurut saya, sejarah sudah membuktikannya," buka Rivola kepada Sky Italia.

"Jorge memiliki dua keuntungan besar dibandingkan Marco: pertama, dia pernah memenangkan Kejuaraan Dunia, dan kedua, dia pernah kalah dalam perebutan gelar," ujar Rivola.

Bagi Rivola, dua pengalaman tersebut membuat Martin memiliki referensi nyata ketika menghadapi tekanan perebutan titel. Bezzecchi memang dapat memperoleh pengalaman serupa, tetapi hal itu hanya bisa didapat melalui perjalanan kompetitifnya sendiri.

2 dari 2 halaman

Marc Marquez Punya Pengalaman Jauh Lebih Besar

Marc Marquez Punya Pengalaman Jauh Lebih Besar

Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez (c) Ducati Corse

Penilaian Rivola menjadi relevan karena Martin kini memimpin klasemen, sementara Bezzecchi harus mengejar ketertinggalan 42 poin. Persaingan keduanya tidak hanya ditentukan oleh kecepatan motor, tetapi juga kemampuan mengelola tekanan dalam fase penting musim.

"Pernah kalah dalam perebutan gelar juara dunia dengan cara tertentu, lalu kemudian memenangkannya kembali, adalah pelajaran yang didapat dari pengalaman, bukan sekadar teori," kata Rivola.

Namun, Rivola mengingatkan bahwa keunggulan pengalaman Martin atas Bezzecchi masih berada di bawah level yang dimiliki Marc Marquez. Sang juara kelas utama tujuh kali memiliki pengalaman perebutan gelar yang jauh lebih panjang dibandingkan kedua pembalap Aprilia tersebut.

LATEST UPDATE