Jorge Martin: Saya Terlecut Jadi Juara MotoGP Bukan Gara-Gara Ducati Pilih Marc Marquez
Anindhya Danartikanya | 9 Desember 2024 16:18
Bola.net - Jorge Martin menyatakan motivasinya menjuarai MotoGP 2024 tidak datang dari momen-momen mengecewakan ketika Ducati batal menggaetnya jadi rider tim pabrikan dan justru menggaet Marc Marquez. Menurutnya, ada momen lain yang membuatnya benar-benar terlecut untuk merebut gelar dunia.
Seperti yang diketahui, Martin memuncaki klasemen sepanjang 2024, dan bahkan jadi juara. Namun, pada pertengahan musim, Ducati memutuskan menggaet Marquez sebagai tandem Pecco Bagnaia di Ducati Lenovo Team pada 2025. Hal ini memaksa Martin menerima tawaran dari Aprilia Racing.
Banyak pihak meyakini momen menghebohkan ini melecut Martin untuk tampil lebih gaspol pada sisa musim, sebagai aksi balas dendam kepada Ducati. Namun, lewat Marca pada Minggu (8/12/2024), Martin membantah hal ini, dan justru menyebutkan momen penting lainnya, yakni Seri Jerman.
Kecelakaan di Jerman Jadi Titik Balik

"Jujur saja, bagi saya, kunci dari gelar dunia ini bukan di sana (Ducati memilih Marquez). Memang jelas bagi media massa ini adalah masalah kontraktual, kekacauan besar, dan itu adalah titik balik dari sejarah saya dan Ducati. Namun, bagi saya, dari sisi kompetisi, titik baliknya adalah Seri Jerman," ujar Martin.
Dalam balapan yang digelar di Sirkuit Sachsenring itu, Martin kecelakaan pada dua lap menjelang finis, dan baginya, itulah titik balik dari performanya. Kala itu, Martin memimpin balapan sejak Lap 7. Namun, terjatuh begitu saja pada Lap 29, membuat Bagnaia meraih kemenangan dengan mudah.
"Kala itu, saya kecelakaan setelah memimpin begitu lama. Saya rasa itulah titik balik di mana saya melakukan perubahan dan berkata, 'Mulai sekarang, aku tidak boleh gagal lagi'. Insiden itu memotivasi saya. Menurut saya, entah mereka percaya atau tidak, saya tak bisa mengontrolnya," lanjutnya.
Tidak Perlu Buktikan Apa pun Lagi
Martin juga menyatakan bahwa ia sudah bekerja begitu keras demi membuktikan diri sebagai pembalap yang layak jadi juara dunia MotoGP, terutama setelah ia bertarung melawan Bagnaia dalam memperebutkan gelar dunia pada 2023 lalu, yakni ketika ia harus legawa jadi runner up.
"Saya telah berusaha untuk membuktikan diri kepada orang-orang selama bertahun-tahun agar saya tidak harus membuktikannya lagi. Pada akhirnya, saya memang tidak harus membuktikan apa pun. Saya mengerahkan 100% dari diri saya, sampai akhirnya saya merebut gelar ini," tutupnya.
Martin sudah menjalani debutnya bersama Aprilia Racing dalam tes pascamusim di Barcelona pada 19 November 2024 lalu. Ia akan kembali turun lintasan dalam tes pramusim di Sepang, Malaysia, pada 5-7 Februari 2025, dan Buriram, Thailand, pada 12-13 Februari 2025.
Sumber: Marca
Baca Juga:
- Fabio di Giannantonio Bantah Marc Marquez Soal Opini Generasi Baru Lebih 'Ramah': Cari Teman di MotoGP Itu Sulit!
- McLaren Akhiri Puasa Gelar Usai Penantian 26 Tahun, Ini Daftar Juara Dunia Konstruktor Formula 1
- Lewis Hamilton Emosional Akhiri Kolaborasi dengan Mercedes di Formula 1: Mereka Selalu Dukung Saya Sejak Saya Masih Kecil
- Banyak Berkorban, Marc Marquez Sebut Gabung ke Ducati Bagaikan Hidup Kembali dari Kematian
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar Juara Thomas Cup dan Uber Cup, Berapa Gelar yang Dikoleksi Indonesia?
Bulu Tangkis 21 April 2026, 14:53
-
Eduardo Camavinga Tolak Tinggalkan Real Madrid Meski Rumor Transfer Menguat
Liga Spanyol 21 April 2026, 14:49
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Alaves: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:34
-
Tempat Menonton Brighton vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 21 April 2026, 23:18
-
Juventus Sudah Membaik, tapi Kualitas Skuad Masih Belum Cukup untuk Bersaing
Liga Italia 21 April 2026, 22:49
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
-
Prediksi Barcelona vs Celta 23 April 2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 21:51
-
Prediksi Burnley vs Man City 23 April 2026
Liga Inggris 21 April 2026, 21:29
-
Prediksi Atalanta vs Lazio 23 April 2026
Liga Italia 21 April 2026, 20:57
-
Bonucci Ingin Guardiola Tangani Timnas Italia
Piala Dunia 21 April 2026, 20:26
-
Prediksi Leverkusen vs Bayern 23 April 2026
Bundesliga 21 April 2026, 20:25
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
-
Arsenal Krisis di Momen Penentuan: Kena Mental dan Habis Napas
Liga Inggris 21 April 2026, 20:15
-
AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
Liga Italia 21 April 2026, 20:06
-
Prediksi PSG vs Nantes 23 April 2026
Liga Eropa Lain 21 April 2026, 19:59
-
Krisis Lini Depan AC Milan Kian Nyata, Tak Peduli Kombinasi Penyerang
Liga Italia 21 April 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59





