Jorge Martin Soal Blunder Krusial di MotoGP Jerman: Dunia Belum Kiamat!
Anindhya Danartikanya | 8 Juli 2024 14:34
Bola.net - Jorge Martin tak memungkiri kecewa berat gagal finis ketika tersisa dua lap dalam MotoGP Jerman di Sachsenring, Minggu (7/7/2024). Selain gagal menang, ia juga tergeser dari puncak klasemen pembalap. Namun, rider Prima Pramac Racing ini menyatakan bahwa ini bukan akhir dari kesempatannya merebut gelar dunia.
Start dari pole, Martin langsung memimpin, meski tersalip Pecco Bagnaia pada Lap 2. Pada Lap 7, Martin membalas dan kembali memimpin, melenggang di depan dengan keunggulan yang cukup jauh. Namun, pada Lap 29, tak diduga-duga ia justru jatuh di Tikungan 1 dan gagal finis, membuat Bagnaia merebut kemenangan.
Lewat GPOne usai balap, 'Martinator' mengaku tak memungkiri bahwa kecelakaan macam itu membuat dirinya sangat frustrasi. Ia bahkan mengakui bahwa kesalahan ini sulit diterima. Namun, ia bertekad tetap menegakkan kepala dan mencoba mempelajari pemicu kesalahannya.
Kerap Jatuh di Tikungan ke Kanan

"Kami harus memahami mengapa saya jatuh, entah ini akibat aspek mental atau akibat kondisi trek. Kami harus melakukan analisis dan mencoba lebih baik. Itu memang kesalahan, dan kami akan mengevaluasinya, serta mencoba tak mengulangnya. Tentu ini menyakitkan, tapi kami akan bangkit," tutur Martin.
Di lain sisi, Martin menyatakan kecelakaan ini tak dipicu oleh kekurangan motivasi. Rider 26 tahun ini justru menyatakan dirinya cukup percaya diri. Ia bahkan memberikan indikasi bahwa insiden itu dipicu kendala teknis, mengingat kecelakaannya mirip dengan insiden yang ia alami di Tikungan 1 Sirkuit Jerez, Spanyol.
"Ini tak ada kaitannya dengan motivasi, karena sampai dua lap tersisa, saya adalah raja paddock ini, dan kini saya jadi rider terburuk. Secara pribadi, saya rasa konsep ini tak benar. Pada akhirnya, semua kecelakaan saya musim ini selalu sama, akibat ketika masuk tikungan kanan. Situasi tadinya terkendali, karena saya punya margin pada lap-lap terakhir," ujarnya.
Cara Berkendara dan Manajemen Ban Superpior dari Pecco Bagnaia

Martin juga yakin bahwa kemenangan takkan terelakkan darinya seandainya ia tak melakukan kesalahan. Ia mengaku yakin bahwa dirinya berkendara lebih baik dari Bagnaia dalam balapan ini, terbukti dari sulitnya Bagnaia mempersempit jarak pada lap-lap terakhir.
"Pecco takkan bisa mempersempit margin, karena saya unggul 0,5 detik. Soal level berkendara, saya superior, saya menyadarinya. Meski kecelakaan, saya berkendara dengan sempurna, terutama dalam manajemen ban. Namun, saya harus terima kesalahan ini. Saya akan coba memikirkannya dengan pikiran jernih, ini bukan akhir dunia," tutupnya.
Akibat gagal finis, untuk pertama kalinya musim ini, Martin melorot dari puncak klasemen pembalap ke peringkat kedua. Ia mengoleksi 212 poin, tertinggal 10 poin dari Bagnaia. Ia pun unggul 46 poin atas rider Gresini Racing, Marc Marquez, di peringkat ketiga.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
'Puasa' 945 Hari, Lewis Hamilton Sempat Takut Tak Pernah Menang Lagi di Formula 1
Alex Marquez Sempat Gemetaran Dikejar Marc Marquez, Legawa Finis Ketiga di MotoGP Jerman 2024
Podium Bareng Adik di MotoGP Jerman, Marc Marquez: Makasih Ya, Pecco Bagnaia!
Marc dan Alex Marquez: Nggak Menang Nggak Masalah, yang Penting Podium Bareng!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Xavi Resmi Jadi Pelatih Timnas Belanda hingga Piala Dunia 2030
Piala Dunia 13 Agustus 2026, 05:18
-
Selamat! PSG Juara Piala Super Eropa 2026
Liga Champions 13 Agustus 2026, 04:58
-
Man of the Match PSG vs Aston Villa: Desire Doue
Liga Champions 13 Agustus 2026, 04:29
-
Hasil PSG vs Aston Villa: Les Parisiens Pertahankan Gelar Piala Super Eropa
Liga Champions 13 Agustus 2026, 04:02
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
LATEST UPDATE
-
Marc Klok Bawa Aura Positif ke Sesi Latihan Persib
Bola Indonesia 13 Agustus 2026, 22:12
-
Patrick Kluivert Masuk Radar Timnas Belanda, jadi Kandidat Asisten Xavi Hernandez
Tim Nasional 13 Agustus 2026, 21:38
-
Hasil Bali United vs Sabah FC: Tuan Rumah Kalah 1-2 dari Wakil Malaysia
Bola Indonesia 13 Agustus 2026, 21:27
-
Analisis Komposisi Ideal Lini Tengah Barcelona 2026/2027
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 21:12
-
India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia, Lebih Memilih Lawan Brasil
Tim Nasional 13 Agustus 2026, 20:04
-
Jadwal Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027, Start Kontra Borneo FC
Bola Indonesia 13 Agustus 2026, 17:37
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59









