Kebanyakan Gara-Gara Kisah Memilukan, Ini Daftar 9 Nomor Balap yang Dipensunkan MotoGP
Anindhya Danartikanya | 24 Januari 2026 17:00
Bola.net - Meski berstatus juara dunia bertahan, Marc Marquez masih teguh pada pendiriannya yang tak mau memakai nomor #1, menjelang MotoGP 2026. Pembalap Ducati Lenovo Team itu memilih tetap memakai #93.
Nomor #1 memang hanya boleh dipakai juara dunia bertahan, tetapi banyak pula pembalap yang memercayai takhayul dan meyakini nomor tersebut bisa membawa kesialan, yang membuat mereka bisa gagal mempertahankan gelarnya.
Namun, selain nomor #1, ada beberapa nomor balap yang juga tak boleh dipakai sembarang orang, karena nomor-nomor ini telah dipensiunkan dengan tujuan menghormati para pembalap yang sudah pensiun atau meninggal dunia.
Sampai saat ini, terdapat sembilan nomor yang dipensiunkan oleh Dorna Sports selaku pemegang hak komersial MotoGP. Enam di antaranya dipensiunkan demi menghormati sang pemilik yang meninggal dunia, sementara tiga sisanya sebagai tribute sang legenda yang memilih pensiun.
Nomor berapa saja sih yang sudah dipensiunkan itu? Simak ulasannya berikut ini ya, Bolaneters!
#34 Kevin Schwantz - hanya di MotoGP
Kevin Schwantz memakai #34 sejak GP500 1987. Setahun sebelumnya, ia pakai nomor #32. Usai menjuarai GP500 1993, Schwantz memakai #1 pada 1994. Pada 1995, Schwantz kembali memakai #34, tapi memutuskan pensiun usai menjalani tiga seri pertama. Sebagai penghormatan untuknya, nomor #34 pun dipensiunkan dari kelas GP500/MotoGP.
#74 Daijiro Kato - di semua kelas Grand Prix
Daijiro Kato yang merupakan juara dunia GP250 2001 digadang-gadang jadi bintang besar MotoGP. Sayang, pembalap Jepang ini meninggal dunia usai kecelakaan di Sirkuit Suzuka dalam MotoGP Jepang 2003 yang mengakibatkan cedera kepala yang parah.
Pada 2004, nomor balapnya dipensiunkan dari semua kelas Grand Prix. Nomor Kato sampai saat ini masih disediakan untuk pembalap wildcard di GP125/Moto3, tetapi tak ada lagi yang memakainya di sejak 2013.
#48 Shoya Tomizawa - hanya di Moto2
Shoya Tomizawa juga digadang-gadang bisa jadi bintang Jepang yang menjanjikan di MotoGP, apalagi setelah ia sukses merebut kemenangan di Moto2 2010. Sayang, pada tahun yang sama, ia meninggal dunia usai kecelakaan Misano. Dua pekan setelah kepergiannya, Dorna Sports memensiunkan nomor #48 dari Moto2 sebagai penghormatan.
#65 Loris Capirossi - hanya di MotoGP
Meski tak pernah juara dunia di kelas MotoGP, Loris Capirossi sangat dihormati oleh banyak orang, termasuk berkat kesuksesannya meraih tiga gelar di kelas balap yang lebih ringan. Saat ia pensiun pada akhir 2011, Dorna Sports memberikan penghormatan dengan memensiunkan nomor balapnya dari kelas MotoGP.
#58 Marco Simoncelli - di semua kelas Grand Prix
Marco Simoncelli identik dengan nomor #58. Sayangnya, ia meninggal dunia dalam usia 24 tahun usai kecelakaan hebat di MotoGP Malaysia 2011. Saat ia resmi dinobatkan sebagai MotoGP Legend pada 2016, nomor balapnya ikut dipensiunkan dari seluruh kelas Grand Prix.
#69 Nicky Hayden - hanya di MotoGP
Juara dunia MotoGP 2006, Nicky Hayden, meninggal dunia pada Mei 2017 akibat kecelakaan lalu lintas saat latihan sepeda di Rimini, Italia, tepat di sebelah Sirkuit Misano. Pada 2019, ia dinobatkan sebagai MotoGP Legend, dan nomor balapnya juga ikut dipensiunkan dari kelas MotoGP.
#39 Luis Salom - hanya di Moto2
Pembalap bertalenta asal Spanyol, Luis Salom, meninggal dunia dalam usia 24 tahun akibat kecelakaan dalam sesi FP2 Moto2 Catalunya 2016. Pada gelaran FIM MotoGP Awards akhir musim itu, Dorna Sports mengumumkan nomor balap Salom dipensiunkan dari kelas Moto2 sebagai tribut untuknya.
#50 Jason Dupasquier - hanya di Moto3
Jason Dupasquier meninggal dunia dalam usia 19 tahun usai kecelakaan dalam sesi kualifikasi Moto3 Italia 2021 di Mugello. Untuk menghormatinya, Dorna Sports memensiunkan nomor balapnya dari kelas Moto3. Peresmiannya dilakukan di MotoGP Sachsenring, Jerman, sebulan setelah kepergian Dupasquier.
#46 Valentino Rossi - hanya di MotoGP
Valentino Rossi diketahui memakai nomor 46 sepanjang kariernya karena itu adalah nomor yang dipakai sang ayah, Graziano Rossi, balapan di Grand Pris pada 1979, yakni tahun kelahiran 'The Doctor'. Nomor ini kemudian dipensiunkan pada 2022, satu tahun setelah Rossi pensiun.
Baca Juga:
Peluang Fermin Aldeguer Ikut Balapan Pertama MotoGP 2026 Terbuka Meski Cedera Pahanya Rumit
Ogah Jadi Juru Kunci Klasemen Lagi, Ini 6 Potret Livery Mobil BWT Alpine F1 Team di Formula 1 2026
Marc Marquez Alami Kecelakaan di Sirkuit Aspar saat Latihan Jelang MotoGP 2026
Siap Akhiri Puasa Kemenangan, Ini 6 Potret Livery Mobil Scuderia Ferrari HP di Formula 1 2026
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 07:25
-
Live Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Paraguay
Piala Dunia 13 Juni 2026, 07:09
-
Man of the Match Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Ismael Kone
Piala Dunia 13 Juni 2026, 05:40
-
Link Live Streaming Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 04:30
-
Tempat Menonton Amerika Serikat vs Paraguay: Kick Off Jam Berapa?
Piala Dunia 13 Juni 2026, 00:01
-
Bukan Cuma Soal Taktik, Ancelotti Ubah Total Suasana Timnas Brasil
Piala Dunia 12 Juni 2026, 23:32
-
Nonton Live Streaming Piala Dunia 2026: Kanada vs Bosnia dan Herzegovina
Piala Dunia 12 Juni 2026, 23:25
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28













