Komisi X Sayangkan MotoGP Gagal Digelar di Indonesia
Editor Bolanet | 14 Juli 2016 13:10
Gagalnya Indonesia menjadi tuan rumah MotoGP lantaran pihak Dorna selaku operator MotoG belum mendapatkan master plan Sirkuit Internasional Sentul. Selain itu, Sirkuit Sentul masih belum lolos FIM holomogation (standar kelayakan sirkuit).
Berikut lima pernyataan lengkap dari Jefri R Riwu Kore, Kamis (14/7):
Sangat disayangkan gagalnya Indonesia menjadi tuan rumah event internasional Moto GP 2017 karena hal ini merupakan kesempatan emas untuk mengangkat harkat martabat bangsa Indonesia dimata dunia sekaligus meningkatkan devisa negara dari sektor 'Sport-Tourism', kata Jefri.
Komisi X pernah menerima audiensi pihak Panitya Moto GP Internasional, Dorna Sport dan Pihak pengelola Sirkuit Sentul awal tahun 2015 lalu, prinsipnya mereka memerlukan ketegasan dukungan resmi Pemerintah agar mereka dapat bergerak, termasuk mencari pendanaan untuk memperbaiki lapisan aspal sirkuit sentul.
Tetapi kemudian Publik dibingungkan dengan statement bias Kemenpora yang dengan 'gagah' sempat mengatakan, akan membangun sirkuit baru di Palembang pada 2016 ini dan tidak perlu fasilitas swasta alias Sirkuit Sentul yang sudah ada.
Kami minta Kemenpora untuk tidak hanya berpolemik dalam menyelesaikan permasalahan olah raga. Masih segar di ingatan publik tentang Pembekuan PSSI, merosotnya prestasi Indonesia ke rangking 5 pada SEA Games 2015 yang lalu, ketidak pastian dukungan untuk Rio Haryanto pembalap Formula-1 dan kini gagalnya Indonesia menjadi tuan MotoGP 2017 yang sempat menjadi harapan besar para pecinta balap motor tanah air.
Terus terang saat ini kami sebagai wakil rakyat di Komisi X yang membidangi olah raga juga khawatir akan kemampuan Pemerintah dalam mempersiapkan Indonesia sebagai penyelenggara sekaligus peserta Asian Youth Games 2017, Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










