Kompak Susah, Quartararo-Vinales-Rossi Beda Opini Soal Penyebab Jebloknya Yamaha
Anindhya Danartikanya | 16 November 2020 15:15
Bola.net - Usai menjalani musim 2019 dengan hasil bombastis bersama Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo dapat tawaran untuk membela Monster Energy Yamaha di MotoGP 2021. Quartararo pun mau menerimanya, asal Yamaha bersedia menyediakan YZR-M1 spek pabrikan untuk musim 2020. Syarat ini pun diiyakan oleh Yamaha.
Alhasil, musim ini El Diablo mengendarai M1 yang sama dengan milik Maverick Vinales dan Valentino Rossi, sementara Franco Morbidelli menggunakan M1 versi 2019. Pada awal musim ini, Quartararo pun sukses menggebrak dengan dua kemenangan di Jerez, ditambah satu kemenangan di Catalunya.
Sayang, sejak itu performa Quartararo justru terjun bebas, begitu juga Vinales dan Rossi. Apa yang mereka alami berbanding terbalik dengan Morbidelli, yang justru sukses tiga kali menang pada paruh kedua musim. Quartararo dan Vinales kompak menyatakan bahwa seiring berjalannya waktu, M1 2020 makin berbeda dengan M1 2019.
"Saya tak senang atas hasil tahun ini, tapi motor spek pabrikan adalah motor yang kami inginkan pada awal tahun ini, dan kami memang ngotot mendapatkannya. Itu yang membantu meyakinkan saya untuk tanda tangan kontrak dengan tim pabrikan (pada 2021). Sayangnya, ternyata itu bukan pilihan yang tepat," ujar Quartararo.
Berlawanan dengan Opini Valentino Rossi

Meski sama-sama susah, Quartararo dan Vinales punya opini berbeda dari Rossi. Rossi yakin kedua motor ini tak punya berbedaan besar, dan yang jadi masalah adalah Yamaha tak bisa berevolusi seperti pabrikan lain seiring musim berjalan. Namun, Quartararo dan Vinales justru merasa M1 2020 sangat jauh berbeda dari versi 2019.
"Menurut saya, perbedaan motor 2020 dan 2019 sangatlah besar. Meski saya tiga kali menang, saya tak puas atas konsistensi performa motor kami," ujar Quartararo kepada Crash.net, usai gagal finis di MotoGP Valencia, Minggu (15/11/2020), dan terpaksa legawa melihat gelar dunia musim ini jatuh ke tangan rider Suzuki Ecstar, Joan Mir.
Ban belakang terbaru Michelin pun jadi hal yang bikin Quartararo dan Vinales yakin ada perbedaan besar antara M1 2020 dan 2019. Tahun lalu, di uji coba pascamusim Valencia, mereka menjajal ban ini dengan M1 2019 dan ritmenya sangat cepat dan konsisten. Alhasil, jika menurut Rossi kedua M1 ini tak berbeda jauh, maka seharusnya M1 2020 juga bisa cepat.
Tahun Lalu Garang, Kini Podium Saja Susah

Hasil MotoGP Valencia pada hari Minggu pun semakin bikin Quartararo dan Vinales yakin bahwa ada perbedaan besar antara M1 2020 dan 2019. Pasalnya, Morbidelli sukses meraih kemenangan dengan ritme balap yang superkonsisten, sementara pengendara M1 2020 terbaik hanya bisa finis di posisi 10, dan ia adalah Vinales.
"Saya rasa situasi ini bikin frustrasi. Jika Anda bekerja sangat keras, biasanya motor pabrikan akan lebih baik atau setara dengan motor sebelumnya. Jadi saya ingin tahu potensi apa yang akan tercipta jika ban baru dikombinasikan dengan motor lama kami. Sayangnya, ini tak bisa dilakukan," tutur Quartararo.
"Dalam uji coba Valencia tahun lalu, ritme kami sangat cepat, pakai motor lama dan ban yang kami pakai balapan tahun ini. Tapi nyatanya tahun ini kami tak bisa finis di posisi 1-2. Kami harus cerdas melihat paket motor apa yang akan kami pakai tahun depan. Saya harap Yamaha bisa memahami kami," pungkas rider Prancis ini.
Sumber: Crashnet
Video: Juarai MotoGP 2020, Joan Mir Akhiri Puasa Gelar 20 Tahun Suzuki
Baca Juga:
Juarai MotoGP Lebih Awal dari Dugaan, Joan Mir Bangga Bela Suzuki
Sengit Sampai Garis Finis, Jack Miller Akui Kehebatan Franco Morbidelli
Franco Morbidelli Bangga Jalani Duel Sportif dengan Jack Miller
Alex Rins: Konsistensi Joan Mir Memang Menakjubkan!
Valentino Rossi: Juarai MotoGP 2020, Joan Mir Masuk Golongan Rider Spesial
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







