Kontroversi Sprint Race MotoGP: Luca Marini Dukung Ekstra Bonus Uang, Usul Lap Dikurangi
Anindhya Danartikanya | 9 Maret 2023 13:35
Bola.net - Luca Marini menjadi rider pertama yang mendukung para manajer pribadi menuntut bonus uang tambahan berkat hadirnya sprint race di MotoGP 2023. Pembalap Mooney VR46 Racing Team ini juga berharap bisa memberikan usulan untuk mereduksi jumlah lap main race demi mengurangi stres para rider.
MotoGP 2023 akan menggelar 42 balapan, yakni 21 sprint race dan 21 main race. Sprint race memiliki durasi dan poin setengah dari main race. Atas alasan ini, para manajer pribadi pembalap menuntut tim dan pabrikan untuk memberikan bonus uang tambahan jika para rider mereka masuk tiga besar di sprint race.
Salah satu yang paling vokal adalah Carlo Pernat, manajer pribadi Enea Bastianini. Pernat menyebut para manajer pribadi lainnya seperti Albert Valera (Aleix Espargaro dan Jorge Martin) sudah membicarakan hal ini kepada para pabrikan. Namun, kebanyakan pabrikan menolak, dan ini memperpanjang daftar kontroversi yang ditimbulkan sprint race.
Marini menyatakan, para pembalap pasti senang lebih sering menjalani balapan ketimbang menjalani lebih banyak sesi latihan. Namun, lewat Crash.net, Rabu (8/3/2023), ia menyebut bahwa tim dan pabrikan, serta Dorna Sports, tak boleh melupakan fakta bahwa pembalap juga merupakan sebuah profesi.
Jalan Pikiran Eks Pembalap vs Pembalap Aktif

"Kami memang ingin balapan. Namun, tak seharusnya hal ini menepis fakta bahwa MotoGP tetap pekerjaan kami. Semua orang bilang, 'Oke, inilah format baru kita. Kalian akan dapat jumlah uang yang sama, karena lebih banyak balapan maka lebih menyenangkan bagi kalian. Yey! Jadi bersenang-senanglah,'" keluh Marini.
Adik Valentino Rossi ini menyebut ada perbedaan jalan pikiran antara para eks pembalap dan para rider yang masih aktif berkompetisi. Para rider pada masa lalu memang mendapati jumlah balapan yang lebih sedikit, tetapi Marini memperingatkan bahwa motor-motor MotoGP masa kini jauh lebih menuntut fisik dan mental.
"Para rider yang lebih tua bilang, 'Pada masaku, jika aku harus menjalani balapan lebih banyak, maka lebih baik.' Ya, itu fantastis, karena sekarang mereka sudah tak balapan lagi! Saya setuju dengan mereka, memang lebih menyenangkan. Namun, ini juga pekerjaan kami, hidup kami, dan pengorbanan kami," ungkap 'Maro'.
Usul Kurangi Jumlah Lap Main Race MotoGP

Marini juga menyebut format MotoGP dan WorldSBK tak bisa dibandingkan secara langsung. WorldSBK memiliki 2 main race dan 1 sprint race di tiap seri, tetapi durasi dan jumlah lap main race mereka lebih pendek dari main race MotoGP. Selain itu, motor MotoGP jauh lebih sulit dijinakkan sehingga beban pembalap lebih masif.
Alhasil, Marini berharap bisa mendiskusikan hal ini dengan Dorna Sports. "Kami menjadi pembalap MotoGP selama 365 hari per tahun. Kami tak bisa punya banyak waktu luang. Ada banyak tekanan. Usaha yang harus kami kerahkan untuk sprint race juga bakal sulit dipercaya," tutur pembalap berusia 25 tahun ini.
"Saya tahu WorldSBK punya tiga balapan per akhir pekan, tapi durasi yang paling panjang hanya sekitar 20 lap, sementara kami menjalani 27 lap dan 7 lap terakhir terasa sangat panjang. Jadi, mungkin kami bisa bertanya apakah memungkinkan untuk mengurangi balapan pada Minggu (main race)," pungkas Marini.
Sumber: Crashnet
Baca juga:
5 Rivalitas Rekan Setim Paling Sengit di MotoGP, Akankah Bagnaia vs Bastianini Menyusul?
Deretan Rider Non-Juara MotoGP dengan Kemenangan Terbanyak, Vinales-Rins Bisa Tepis Kutukan
Daftar Rookie Terbaik dalam Sejarah MotoGP, Augusto Fernandez Dipastikan Jadi yang Ke-22!
Luca Marini Sinyalir Tak Keberatan Jika Harus Ikut VR46 Pindah ke Yamaha
Foto: LCR Honda Luncurkan Skuad Anyar, Pamer 2 Corak Motor Berbeda di MotoGP 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
LATEST UPDATE
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

